
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap memberikan keterangan dalam konferensi pers APBN KiTA di Jakarta, Kamis (18/12/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kini semakin solid dan profesional. Menurutnya, pengawasan yang diperketat membuat praktik penyelundupan semakin sulit dilakukan karena aparat Bea Cukai sudah hampir tidak bisa disogok lagi.
“Bea Cukai sekarang lebih aktif melakukan razia-razia dan pemeriksaan, dan mereka sudah hampir sulit disogok lagi. Jadi penangkapannya semakin besar dan semakin besar,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA di Jakarta, Jumat (19/12).
Ia mencontohkan, salah satu rangkaian penindakan terbesar yang berhasil dilakukan Bea Cukai adalah pengungkapan peredaran rokok ilegal dengan jumlah mencapai 11 juta batang.
Penindakan tersebut merupakan hasil kerja intelijen serta tindak lanjut atas informasi masyarakat terkait dugaan peredaran rokok ilegal di wilayah perbatasan.
Dalam operasi tersebut, aparat juga menangkap tiga orang tersangka warga negara asing (WNA). Penangkapan dilakukan oleh Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta.
"Jadi penangkapannya semakin besar dan semakin besar, ini ada rangkaian penindakan terbesar ini dapat 11 juta batang rokok ilegal. Ini ada tiga orang tersangka WNA ditangkap oleh Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta," jelas Purbaya.
Dia mengatakan, penindakan itu sebagaimana dilakukan pada 11 Desember 2025, saat Bea Cukai Atambua bersama Kantor Wilayah Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT bersinergi dengan Imigrasi Atambua, Polres Belu, serta Polres Timor Tengah Utara melakukan penindakan terhadap peredaran barang kena cukai berupa rokok ilegal sebanyak 11 juta batang.
"Penindakan ini merupakan hasil kerja intelijen dan tindak lanjut atas informasi masyarakat terkait dugaan peredaran rokok ilegal di wilayah perbatasan," tukasnya.
Sebelumnya, Purbaya juga sempat melayangkan pujian terhadap para pegawai Bea Cukai yang dinilai pintar. Pujian itu dilayangkan setelah jauh sebelumnya ia sempat mengancam untuk membekukkan Bea Cukai dalam kurun waktu satu tahun.
Namun ia menilai, kepintaran para pegawai Bea Cukai perlu dilakukan dengan cara 'menggebuk' atau dalam hal ini mengkritisinya dengan tajam. Bahkan jauh sebelum ini, Purbaya pernah mengancam untuk membekukkan Bea Cukai.
"Jadi Bea Cukai sudah cukup bergerak cepat dalam beberapa minggu terakhir. Rupanya memang orang Bea Cukai pintar-pintar, hanya tinggal digebukin aja," kata Purbaya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
"Gebuk-gebuk, dua minggu keluar. Ini 2 minggu pengembangan AI seperti ini, saya bilang amat canggih," tambahnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022