
Ilustrasi SPBU Pertamina di Surabaya. Pertamina membagikan tips untuk mengisi BBM dengan aman di SPBU. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com-PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai Senin (1/12). Berdasar informasi dari laman resmi PT Pertamina, harga sejumlah produk BBM seperti Pertamax 92 hingga Pertamina Dex mengalami kenaikan.
Di wilayah DKI Jakarta, harga Pertamax 92 naik Rp 550, dari sebelumnya Rp 12.200 menjadi Rp 12.750 per liter. Pertamax Turbo 98 turut mengalami penyesuaian dengan kenaikan Rp 650, dari Rp 13.100 menjadi Rp 13.750 per liter.
Produk Pertamax Green 95 naik Rp 500, dari Rp 13.000 menjadi Rp 13.500 per liter. Sementara itu, Dexlite mengalami kenaikan Rp 800 dari Rp 13.900 menjadi Rp 14.700 per liter. Produk BBM non-subsidi, Pertamina Dex, juga naik sebesar Rp 800 dari Rp 14.200 menjadi Rp 15.000 per liter.
Di sisi lain, harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Harga Pertalite tetap Rp 10.000 per liter, dan Solar subsidi tetap berada di angka Rp 6.800 per liter di seluruh Indonesia.
Pertamina menyampaikan bahwa penyesuaian harga BBM ini mengacu pada Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang merupakan perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 mengenai formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis BBM umum.
Shell
Meski masih mengalami kelangkaan stok, harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Shell kembali mengalami kenaikan per 1 Desember 2025. Salah satu produk yang terdampak adalah Shell Super, yang kini dibanderol Rp 13.000 per liter. Naik dari Rp 12.680 per liter pada November. Meski demikian, produk ini masih belum tersedia.
“Mohon maaf, Shell Super tidak tersedia di SPBU Shell hingga waktu yang belum dapat dipastikan,” tulis laman resmi Shell Indonesia.
Selain Shell Super, beberapa jenis BBM Shell lainnya juga mengalami penyesuaian harga. Shell V-Power naik dari Rp 13.260 per liter menjadi Rp 13.630 per liter.
Sementara, Shell V-Power Diesel, terjadi kenaikan sebesar Rp 840 per liter, dari sebelumnya Rp 14.410 per liter pada November menjadi Rp 15.250 per liter mulai 1 Desember 2025.
Sementara itu, Shell V-Power Nitro+ juga mengalami kenaikan sebesar Rp 410 per liter, dari Rp 13.480 per liter menjadi Rp 13.890 per liter.
Vivo
Harga BBM di SPBU Vivo juga mengalami kenaikan mulai 1 Desember 2025. Berdasar informasi dari akun resmi Instagram SPBU Vivo, harga BBM jenis Revvo 92 naik dari Rp 12.680 per liter pada November menjadi Rp 13.000 per liter.
Selain itu, harga Diesel Primus Plus juga meningkat, dari sebelumnya Rp 14.410 per liter pada November menjadi Rp 15.250 per liter per 1 Desember 2025.
Meski demikian, BBM jenis lainnya masih belum tersedia sejak pertengahan Oktober 2025. Dengan demikian, dua produk BBM yang masih tersedia di SPBU Vivo sama-sama mengalami penyesuaian harga naik.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
