
Ilustrasi dampak belanja impulsif dan cara mengendalikannya (Muhammad Usman Tahir/Vecteezy)
JawaPos.com - Era digital seperti saat ini memberikan kemudahan dalam belajar dan juga transaksi dengan adanya media sosial dan dompet digital.
Media sosial saat ini selain sebagai media untuk berbagai pesan namun juga sebagai etalase produk yang dapat diperjual belikan.
Aktivitas transaksi pun semakin dengan adanya dompet digital atau e-wallet yang menggantikan uang tunai maupun perbankan.
Kemudahan bertransaksi online secara terus-menerus seringkali membuat kita tergoda untuk melakukan belanja impulsif.
Fenomena ini tidak hanya mengancam kesehatan finansial, tetapi juga membawa dampak psikologis, seperti rasa penyesalan setelah membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
Belanja impulsif melalui dompet digital dan media sosial bisa jadi kebiasaan yang nantinya sulit dihindari.
Setiap notifikasi diskon, unggahan produk baru dari influencer, atau iklan yang dipersonalisasi seolah menjadi godaan yang sulit diabaikan.
Jika dibiarkan, kebiasaan ini dapat menguras tabungan dan membuat perencanaan keuangan jangka panjang menjadi berantakan.
Namun, masih terdapat cara mengendalikan kebiasaan belanja impulsif ini dan bukanlah hal yang mustahil.
Dengan beberapa strategi praktis, agar bisa kembali memegang kendali atas keuangan dan terbebas dari jebakan belanja impulsif.
Berikut ini dampak belanja impulsif pada dompet digital dan media sosial serta 3 cara mengendalikan kebiasaan boros ini yang dikutip dari Forbes dan Nerdwallet:
Dampak Negatif Belanja impulsif
1. Penyesalan Pembeli
Dampak belanja impulsif adalah rasa senang saat membeli barang secara spontan biasanya cepat memudar.
Mereka seringkali menyesal setelah menyadari barang yang dibeli tidak sesuai kebutuhan atau gaya hidup mereka.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022