Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 Juli 2025 | 00.41 WIB

Tarif Ekspor RI ke Amerika Serikat 19 Persen, Menteri UMKM Genjot dan Perkuat Pasar Domestik

Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman. (Nurul Fitriana/Jawapos)

 

JawaPos.com - Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengungkapkan tengah menggenjot dan memperkuat pasar domestik di tengah kesepakatan tarif ekspor Indonesia ke Amerika Serikat (AS) sebesar 19 persen. Maman mengatakan, salah satu bukti konkret penguatan pasar domestik adalah melalui helatan Inabuyer B2B2G yang tengah berlangsung hingga 25 Juli 2025 mendatang.

"Inabuyer ini kan sebetulnya implementasi dari PP Nomor 7. Apa itu? Itu kan sebetulnya memperkuat market pasar. Itu kan membuka market pasar. Jadi salah satu market pasarnya selain tadi ekspor juga di domestik," kata Maman saat ditemui di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (23/7).

Selain itu, dia juga mengatakan, untuk di pasar domestik sendiri khususnya pemerintah, telah ditetapkan bahwa belanja untuk UMKM sebesar 40 persen. Baik itu di Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan juga Kabupaten.

"Kalau 40 persen itu betul-betul 100 persen diimplementasikan menggunakan produk lokal kita, artinya ekonomi bisa bergerak," lanjutnya.

Dia juga memberi contoh, seperti kebutuhan pemerintah terhadap Air Conditioner (AC) yang amat besar. Menurutnya, kebutuhan belanja itu bisa disalurkan kepada produk AC dalam negeri.

Ia menilai secara market sudah ada, selanjutnya yang perlu dipastikan bahwa produsen barang-barang AC itu bisa betul-betul pilih yang diproduksi di dalam negeri.

Selain itu, kata Maman, perihal kebutuhan pemerintah terhadap mobil operasional yang bisa menjadi target pasar dari produk dalam negeri. Terlebih memang mobil operasional pasti digubakan oleh rata-rata pejabat tanah air, mulai dari kepala daerah, pemerintah pusat, dan kita pakai mobil operasional.

"Oke mungkin belum bisa 100 persen produk lokal, tetapi kita bisa substitusi atau kombinasikan berapa persen menggunakan lokal produknya dari produk Indonesia," bebernya.

Dengan cara itu, Maman optimistis bahwa pembelian produk oleh pasar domestik bisa turut berdampak ganda terhadap perekonomian Indonesia. "Jadi, hal-hal yang kayak gini yang baginya kita dorong. Karena efek ekonominya pasti akan bergerak," tutup Maman.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore