
Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta, dalam penutupan acara pada Minggu (29/6). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali menegaskan perannya sebagai motor penggerak ekonomi halal nasional melalui gelaran BSI International Expo 2025. Acara tahunan ini tidak hanya menjadi ajang pameran. Tapi, manifestasi komitmen perseroan mengorkestrasi ekosistem halal di Indonesia.
"Acara ini merupakan media yang menghubungkan berbagai kepentingan strategis antara dunia usaha dengan masyarakat, antara teknologi dengan nilai, antara kebutuhan ekonomi dengan semangat sosial," ujar Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta, dalam penutupan acara pada Minggu (29/6).
Sesuai dengan tagline BSI: Sahabat Finansial, Sahabat Sosial, Sahabat Spiritual, lanjut dia, BSI ingin menjadi penghubung strategis antara berbagai sektor. Mulai dari dunia usaha, masyarakat, sosial, spiritual, dan teknologi sehingga mampu menciptakan nilai ekonomi.
Lebih dari 60 ribu pengunjung hadir dalam BSI International Expo tahun ini. Meningkat lebih dari 10 persen dibandingkan tahun lalu. Total volume transaksi mencapai Rp 2,66 triliun. Melebihi raihan tahun sebelumnya sebesar Rp 2,4 triliun.
Tak hanya itu, sejumlah kerja sama penting berhasil dibukukan. Di antaranya adalah kesepakatan ekspor cengkeh senilai USD 2,6 juta atau setara Rp 42,3 miliar ke Australia. Ada juga kontrak ekspor kopi robusta senilai USD 2,4 juta ke Azerbaijan.
“Ini milestone penting. Saya yakin, kolaborasi ide dan semangat yang lahir dari expo ini bisa menjadi bahan bakar baru untuk pertemuan bisnis syariah yang lebih besar dan lebih kuat," ungkap Bob.
Sekaligus menjadi bukti nyata bahwa ekonomi syariah bukan tren masa depan. Melainkan, sistem ekonomi masa kini yang sedang dibangun bersama. "Kami percaya Indonesia punya potensi besar untuk menjadi pusat ekonomi halal dunia. BSI siap menjadi lokomotif untuk mewujudkan cita-cita itu," imbuhnya.
Selain mencatatkan transaksi besar, expo yang berlangsung di Jakarta International Convention Center selama empat hari itu bertujuan untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan. Dengan memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah yang saat ini masih menjadi tantangan. Baru 12,88 persen, jauh di bawah inklusi keuangan secara umum.
"Indonesia punya potensi besar menjadi pusat ekonomi halal dunia, dan BSI siap menjadi lokomotif untuk mewujudkannya," pungkasnya.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
