Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Juni 2026 | 13.25 WIB

Mendag Busan Dorong Industri Manufaktur Taklukkan Pasar Ekspor di TEI 2026

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso (Busan) mengundang pelaku industri manufaktur nasional untuk ambil bagian dalam penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41. (dok. Kemendag) - Image

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso (Busan) mengundang pelaku industri manufaktur nasional untuk ambil bagian dalam penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41. (dok. Kemendag)

JawaPos.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso (Busan) mengundang pelaku industri manufaktur nasional untuk ambil bagian dalam penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang akan berlangsung pada 14-18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten.

Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan CEO Gathering TEI ke-41 yang digelar di Jakarta pada Kamis (11/6). Pertemuan tersebut dihadiri oleh 28 perusahaan dan asosiasi yang mewakili berbagai sektor manufaktur, mulai dari tekstil, farmasi, elektronik, otomotif, kosmetik, industri hilirisasi logam, hingga BUMN yang bergerak di bidang industri strategis.

Dalam kesempatan itu, Mendag Busan menegaskan pentingnya peran sektor manufaktur dalam mendorong perekonomian nasional. Selain menjadi penyerap tenaga kerja, sektor ini juga merupakan salah satu penyumbang terbesar bagi kinerja ekspor Indonesia. Karena itu, TEI dinilai dapat menjadi sarana strategis bagi perusahaan untuk memperluas jaringan pasar internasional dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri.

"Kami menyelenggarakan Trade Expo untuk membantu pelaku usaha memperluas pasar. Oleh, karena itu, kami sangat berharap Bapak dan Ibu dapat berpartisipasi pada TEI 2026 agar semakin banyak buyer yang datang dan semakin besar transaksi yang tercipta," ujar Mendag Busan.

Menurutnya, pelaksanaan TEI tahun ini berlangsung di tengah tren positif perdagangan Indonesia. Sepanjang Januari hingga April 2026, Indonesia membukukan surplus neraca perdagangan sebesar USD5,64 miliar. Pada periode yang sama, nilai ekspor nasional juga meningkat 5,48 persen dibandingkan periode Januari–April tahun sebelumnya.

Di sisi lain, capaian surplus perdagangan pada April 2026 memperpanjang catatan surplus Indonesia menjadi 72 bulan berturut-turut. "Hal ini menunjukkan, produk Indonesia tetap memiliki daya saing dan diminati pasar internasional," kata Mendag Busan.

Untuk memperkuat peluang ekspor, Kementerian Perdagangan terus mengoptimalkan berbagai layanan promosi melalui TEI.

Salah satunya melalui program business matching yang mempertemukan eksportir Indonesia dengan calon pembeli dari berbagai negara. Selain memperoleh fasilitas pameran, peserta juga mendapatkan dukungan promosi dari jaringan perwakilan perdagangan Indonesia yang tersebar di luar negeri.

Mendag Busan menjelaskan bahwa perusahaan yang telah terdaftar sebagai peserta dapat mengikuti sesi presentasi produk atau pitching kepada perwakilan perdagangan RI di luar negeri. Setelah itu, Kemendag akan membantu menghubungkan peserta dengan calon pembeli potensial bahkan sebelum pameran berlangsung.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore