Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Mei 2025 | 22.14 WIB

Sri Mulyani Siapkan Anggaran Pendidikan Rp 761 Triliun dan Kesehatan Rp 228 Triliun di APBN 2026

ILUSTRASI. Anak-anak SD memandangi laptop di depan mereka. Pemerintah meningkatkan anggaran pendidikan di APBN 2026. (Jawapos) - Image

ILUSTRASI. Anak-anak SD memandangi laptop di depan mereka. Pemerintah meningkatkan anggaran pendidikan di APBN 2026. (Jawapos)

JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati telah menyiapkan anggaran pendidikan dan kesehatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026.

Menkeu menyebut, anggaran pendidikan yang disiapkan sepanjang tahun 2026 sebesar Rp 727 triliun sampai dengan Rp 761 triliun. Sedangkan anggaran kesehatan disiapkan senilai Rp 228 triliun.

Hal ini sebagaimana disampaikan Menkeu saat Rapat Paripurna DPR RI ke-18 Masa Persidangan III terkait kerangka kebijakan ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEM PPKF) tahun 2026, Selasa (20/5).

"Tahun 2026, anggaran pendidikan diperkirakan akan mencapai Rp 727 triliun hingga Rp 761 triliun. Anggaran kesehatan di 2026 diperkirakan akan mencapai antara Rp 181 triliun hingga Rp 228 triliun," kata Sri Mulyani.

Ia menyampaikan anggaran pendidikan yang dikucurkan pada tahun 2026 akan digunakan untuk menghadirkan pendidikan yang bermutu dan berdaya saing. Melalui penguatan sekolah unggulan, sekolah rakyat, perbaikan sarana-prasarana, peningkatan angka partisipasi kasar pendidikan anak usia dini dan perguruan tinggi.

"Penguatan kualitas tenaga pengajar dan penguatan pendidikan vokasi akan terus didukung. Program unggulan tersebut ditunjukkan untuk meningkatkan akses, kualitas, dan menyelaraskan pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja," jelasnya.

Sementara untuk anggaran kesehatan, Menkeu menyebut akan digunakan untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas untuk peningkatan program jaminan kesehatan nasional sebagai asuransi kesehatan. Selain itu, untuk meningkatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas serta meminimalkan beban biaya kesehatan di tingkat masyarakat. 

"Anggaran kesehatan diarahkan untuk meningkatkan efektivitas program, pemeriksaan kesehatan gratis, akselerasi penurunan stunting, kasus penyakit menular, penguatan fasilitas kesehatan, dan menambah bantuan gizi baik untuk balita dan ibu hamil," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore