
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana berbincang dengan Eddy Wijaya dalam sebuah podcast pada Rabu (4/3). (Istimewa)
JawaPos.com–Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) sama sekali tidak memangkas jatah anggaran pendidikan 2026. Sebaliknya, integrasi program ini diklaim justru menambah total alokasi dana pendidikan nasional.
Dalam perbincangan di sebuah podcast bersama Eddy Wijaya, Dadan meluruskan kekhawatiran publik mengenai anggaran sebesar Rp 223 triliun tersebut.
Dadan menjelaskan bahwa pengklasifikasian biaya MBG bergantung pada siapa yang menerima manfaat. Sebab, mayoritas sasaran adalah siswa, maka anggarannya masuk dalam rumpun pendidikan.
”Justru dengan adanya MBG, dana pendidikan bertambah,” kata Dadan dikutip Kamis (5/3).
Dadan menjelaskan, biaya MBG tergolong anggaran pendidikan karena target penerima manfaatnya adalah 59 juta anak sekolah.
”Kalau target penerima manfaatnya ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, klasifikasinya anggaran kesehatan. Sedangkan kalau nanti lansia dan penyandang disabilitas mendapat MBG, masuknya anggaran sosial,” jelas Dadan Hindayana.
Dadan mengklaim, MBG tidak mengurangi jatah anggaran pendidikan di Kementerian Pendidikan maupun Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
”Jadi anggaran BGN tidak diambil dari anggaran pendidikan, baik dasar, menengah, maupun tinggi,” ucap Dadan Hindayana.
Program MBG terbukti bukan sekadar soal urusan perut. Data menunjukkan adanya perubahan perilaku positif di sekolah. Tingkat kehadiran siswa yang sebelumnya hanya 70 persen, kini melesat hingga 95 persen.
Baca Juga: Menko Polkam Djamari Cek Stasiun dan Bandara di Yogyakarta, Ingatkan Ketepatan Jadwal Pemberangkatan
”Jadi ada peningkatan partisipasi sekolah, semangat belajarnya juga naik, dan ada rasa senang ada di sekolah karena kehadiran MBG,” ungkap Dadan.
Selain itu, program ini diklaim tidak mengganggu skema beasiswa. Penerima KIP Kuliah, tunjangan guru, hingga renovasi sekolah rusak tetap mengalami kenaikan anggaran.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
