JawaPos.com - Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya tampak hadir dalam proses pemakaman Mantan Menteri BUMN sekaligus Komisaris Utama Bio Farma, Tanri Abeng, yang meninggal dunia pada hari ini, Minggu (23/6).
Adapun pemakaman Tanri Abeng dilakukan di pemakaman keluarga yang berada di Kompleks Tanri Abeng University, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Pada momen itu, Shadiq mengucapkan duka yang mendalam dan mengenang sosok Tanri Abeng sebagai sosok pemimpin yang berpikiran modern dan bijaksana.
"Innalilahi wainna ilaihirajiun, kami atas nama direksi, komisaris dan seluruh karyawan Bio Farma Group menyampaikan duka yang mendalam dan sedalam-dalamnya. Kami selama berhubungan dengan Pak Tanri selaku Komisaris Utama dari Bio Farma Group, Pak Tanri adalah orang yang sangat semangat," kata Shadiq di hadapan para pelayat dan keluarga besar Tanri Abeng.
Ia menyebut, terakhir kali berkomunikasi dengan Tanri Abeng sekitar 1,5 bulan yang lalu sebelum kondisi kesehatannya menurun. Bahkan, ia mengaku pada momen itu, pihaknya sangat menjaga agar Komisaris Utamanya itu bisa fokus pada perbaikan kondisi kesehatan.
Secara pribadi, Shadiq juga mengaku sering berkomunikasi dengan Tanri Abeng. Ia bahkan, sangat mengagumi pada sosok luar biasa itu.
Bagi Shadiq, Tanri Abeng merupakan sosok pemimpin yang memiliki pikiran modern, meskipun secara usia telah mencapai lebih dari 80 tahun. "Walaupun usianya sudah di atas 80 tahun, beliau seperti orang tua saya sendiri. Kemudian, pola pikirnya bukanlah pola pikir orang yang lama, sangat modern, sehingga beliau selalu memacu kami, mengawasi kami secara detail. Baik itu pekerjaan sehari-hari, manajerial dam strategic apapun diuruskan," jelasnya.
"Beliau merupakan orang yang baik dan bijaksana, tidak pernah keluar nada-nada keras dari beliau, walaupun kami salah, kami tetap diperlakukan sangat bijak. Inilah salah satu wisdom yang selalu beliau sampaikan, manajemen tadi tidak ada salahnya, jangan pernah merasa cukup kalau kita sudah punya musuh satu. Jangan pernah ada musuh satu pun. itulah kebaikan yang diajarkan oleh beliau," imbuhnya.
Terakhir, Dirut Bio Farma berharap, almarhum Tanri Abeng bisa memaafkan segala kesalahannya serta mendoakan agar ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT. "Kami juga mohon maaf apabila selama ini hubungan dengan Pak Tanri Abeng baik dalam pekerjaan atau pun kegiatan hari-hari kami juga sering melakukan kesalahan, dan beliau tidak ada salahnya di mata kami. Almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, diterima amal ibadahnya, dan selalu diampuni segala kesalahannya," tutupnya.
Diketahui, Tanri Abeng, mantan Menteri BUMN mantan Menteri BUMN era Presiden Soeharto dan BJ Habibie meninggal dunia, pada Minggu (23/6) dini hari pukul 02.35 WIB di RS Medistra Jakarta.
Sebelum dimakamkan, jenazah Tanri Abeng disemayamkan di rumah duka di kawasan Simprug Golf XVIII, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, hingga akhirnya dimakamkan tepat di samping pusara istrinya, Farida Nasution, di pemakaman keluarga, kompleks Tanri Abeng University.