JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan sidak ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, Kamis (15/2). Ini dilakukan untuk merespons kabar terkait beras premium yang langka di minimarket.
Jokowi mengatakan, stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang ada dan melimpah. Pasar Induk Cipinang dipilih menjadi lokasi sidaknya karena ia menilai bahwa lokasi itulah sumber dari stok beras yang ada di ritel, termasuk minimarket hingga sejumlah pasar di daerah.
"Saya datang ke Pasar Induk Beras Cipinang ini untuk memastikan bahwa stok (beras) ini ada. Bahwa dari sinilah kemudian didistribusikan ke ritel, supermarket, ke daerah dari Pasar Induk Cipinang," kata Jokowi usai melakukan sidak ke sejumlah pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Kamis (15/2).
"Sehingga saya memastikan beras di sini ada, tersedia dan jumlahnya cukup. Dan saya melihat, melimpah," tambahnya.
Asal tahu saja, kunjungan Presiden Joko Widodo ke Pasar Induk Beras Cipinang dilakukan setelah dirinya diberondong pertanyaan kelangkaan beras di minimarket usai meresmikan Pameran Otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/2).
"Ini saya ajak, saya tunjukin berasnya ada atau enggak ada? Ini setelah ini, saya ajak, lihat berasnya ada atau tidak ada," ujar Jokowi.
Beras premium langka di Minimarket
Sementara itu, berdasarkan pantauan JawaPos.com, pada Selasa (13/2) sejumlah ritel, termasuk minimarket dan supermarket di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, mengalami kehabisan stok beras premium ukuran 5 kg. Bahkan, sejumlah rak yang biasa diisi beras terlihat kosong melompong dan diganti dengan tumpukan kardus mie instant.
"Sudah semingguan kosong," ujar petugas minimarket yang ditemui JawaPos.com.
Saat ditanya perihal kapan beras kembali tersedia, petugas itupun tidak bisa memastikan. Pasalnya, pihak perusahaan masih enggan menyuplai beras ke minimarket, meskipun petugas sudah mengajukan permintaan stok.
Lantaran terbatasnya pasokan beras ke ritel, supermarket yang masih memiliki stok beras yang dijual melakukan pembatasan pembelian bagi konsumen. Berdasarkan pantauan JawaPos.com, Selasa (13/2) informasi pembatasan pembelian beras tersebut terpampang jelas di rak supermarket, Farmers Market Swalayan di Jalan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
"Pembatasan pembelian beras all variant maksimal 2 pcs per pelanggan," bunyi informasi yang dipasang di rak khusus beras.
Tak hanya di Farmers Market Swalayan, pembatasan pembelian juga dilakukan di sejumlah minimarket di sekitarnya. Seperti di sejumlah Alfamart dan Indomaret.