Hasil budidaya Udang Vaname yang memberikan pendapatan cukup besar bagi petambak.
JawaPos.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia (RI) baru-baru ini menjalin kerja sama dengan perusahaan asal Tiongkok, Guangdong Evergreen Group, untuk membangun budidaya udang terintegrasi.
Kerja sama ini resmi dimulai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya Karawang, sebuah unit pelaksana teknis di bawah KKP, dan Evergreen Group di kantor pusatnya di Kota Zhanjiang, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan.
Dilansir oleh JawaPos.com dari Antaranews Rabu (6/12), Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, menjelaskan bahwa tujuan dari kerja sama ini adalah meningkatkan produksi nasional dan memperluas pasar udang asal Indonesia.
Baca Juga: Dampak Covid-19, Urban Farming di Sumatera Utara Meningkat dan Ciptakan Ekonomi Rumah Tangga
Trenggono juga menyoroti dukungan terhadap program ekonomi biru, yang fokus pada praktik perikanan yang berkelanjutan.
Dalam keterangan resminya, Trenggono menyatakan bahwa peluang pasar global untuk produk seafood sangat besar, dan Indonesia bersama dengan Tiongkok dapat menjadi pemain kunci dalam industri udang di kawasan ini.
Kerja sama ini mencakup transfer teknologi, keterampilan, dan pengetahuan berbasis budidaya udang terintegrasi antara kedua pihak.
Selain itu, fokus kerja sama juga melibatkan pengembangan kualitas sumber daya manusia terkait industri perikanan, promosi, dan investasi pengembangan budidaya udang terintegrasi.
Tahap awal pembangunan budidaya udang terintegrasi akan dilakukan di Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan lahan seluas 1.800 hektar.
Pembangunan ini akan dilaksanakan dengan prinsip keberlanjutan lingkungan, menekankan pada praktik yang ramah lingkungan.
Selain itu, proyek ini akan memberikan prioritas pada penyerapan tenaga kerja lokal, mendukung pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
