
ILUSTRASI. Kenaikan harga BBM nonsubsidi jadi salah satu pemicu kenaikan harga (inflasi) Oktober 2023.
JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi bulan Oktober 2023 sebesar 0,17 persen. Dengan demikian inflasi tahun kalender (terhadap Desember 2022) mencapai sebesar 1,8 persen. Sedangkan inflasi tahun ke tahun (dibandingkan Oktober 2022) sebesar 2,56 persen.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini menyampaikan, inflasi Oktober secara month-to-month yang sebesar 0,17 persen tersebut didorong adanya kenaikan harga pada seluruh komponen. Komponen harga diatur pemerintah mengalami inflasi 0,46 persen, dan memberikan andil terhadap inflasi sebesar 0,9 persen.
"Komoditas yang dominan menyebabkan inflasi harga yang diatur pemerintah adalah bensin, tarif angkutan udara, dan tarif air PAM," kata Pudji dalam paparannya, Rabu (1/11).
Sedangkan komponen harga bergejolak (volatile food) mengalami inflasi sebesar 0,21 persen dan memberikan andil terhadap inflasi Oktober 2023 sebesar 0,03 persen. Komoditas yang mengalami kenaikan harga pada komponen ini antara lain beras, cabai rawit, cabai merah, jeruk, dan sawi hijau.
Kemudian, komponen inflasi inti mengalami inflasi sebesar 0,08 persen, dan memberikan andil terhadap inflasi Oktober 2023 sebesar 0,05 persen. "Komoditas penyumbang inflasi inti adalah emas perhiasan," lanjut Pudji.
Dari 90 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) yang dipantau, sebanyak 60 kota mengalami inflasi dengan 42 kota diantaranya mengalami inflasi lebih tinggi dari nasional. Dari 90 kota IHK, sebanyak 21 kota mengalami deflasi.
Di Pulau Sumatera, inflasi tertinggi terjadi di Palembang (0,53 persen), sedangkan deflasi terdalam terjadi di Tanjungpandan (0,62 persen). Di Pulau Jawa, semua kota mengalami inflasi, dengan yang tertinggi adalah Kota Sumenep (0,63 persen). Sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Tasik (0,01 persen).
Di Pulau Bali Nusa Tenggara, inflasi tertinggi terjadi di Kupang (0,47 persen), sedangkan deflasi terdalam terjadi di Bima (0,11 persen). Di Pulau Kalimantan, inflasi tertinggi terjadi di Palangkaraya (0,63 persen), sedangkan deflasi terdalam terjadi di Tarakan (0,13 persen).
Di Sulawesi, inflasi tertinggi terjadi di Gorontali (1 persen), sedangkan deflasi terdalam terjadi di Luwuk (0,58 persen). Di Pulau Maluku Papua, inflasi tertinggi terjadi di Sorong (0,74 persen), sedangkan deflasi terdalam terjadi di Tual sebesar 1,08 persen.
"Inflasi tertinggi di Gorontalo disumbang oleh cabai rawit dengan andil 0,53 persen, beras andilnya 0,2 persen, rokok kretek filter andilnya 0,06 persen, tomat andilnya 0,05 persen, dan upah Asisten Rumah Tangga dengan andil 0,04 persen," jelas Pudji. "Dari 21 kota yang mengalami deflasi, deflasi terdalam terjadi di Tual sebesar 1,08 persen," lanjutnya.
Dampak El Nino
Berbagai peristiwa global dan domestik berpengaruh terhadap inflasi Oktober 2023. BPS mencatat terjadi tren kenaikan harga komoditas di pasar internasional. Harga minyak mentah (crude) mengalai rebound sejak Juli 2023. Harga emas terus naik sejak akhir 2022. Sedangkan harga beras naik tajam sejak Juli 2023 sebagai dampak El Nino.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan El Nino bertahan moderat pada Oktober 2023. Ini dapat dilihat dari curah hujan yang rendah dari Mei-Oktober 2023. "El Nino diprediksi moderat sampai Februari 2024, walaupun hujan mulai turun sesekali Oktober ini," kata Pudji.
Peristiwa lain yang memengaruhi yakni penyesuaian suku bunga dan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Bank Indonesia (BI) diketahui menaikkan BI7DRR sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6 persen. Kenaikan suku bunga BI dilakukan untuk memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar dari dampak ketidakpastian global, sebagai upaya pre-emptive dan forward looking mengantisipasi imported inflation.
"Pertamina juga melakukan penyesuaian harga Pertamax, Pertamax Turbo, dan Dex Lite, yang naik 4-6 persen," tuturnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
