
Presiden Jokowi mengecek langsung jalan yang rusak di Lampung menggunakan mobil dinasnya dengan dikawal Paspampres.
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo menyoroti penggunaan APBN maupun APBD yang banyak digunakan untuk ongkos-ongkos birokrasi seperti rapat maupun perjalanan dinas.
Presiden kembali menekankan bahwa APBN harus dibelanjakan untuk pengembangan yang berdampak langsung pada masyarakat. ”Setiap rupiah uang rakyat harus dikembalikan betul kepada rakyat. Membiayai yang dirasakan rakyat, bukan proses,” tegasnya.
Jokowi melihat fenomena seperti itu terjadi di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Contohnya, kata dia, kegiatan penyuluhan pertanian di sebuah provinsi. Penyuluhan bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian di kabupaten.
Anggarannya Rp 1 miliar. Namun, Rp 734 juta digunakan untuk honor dan perjalanan dinas. ”Bayangkan berapa? Tidak ada 20 persen dipakai untuk betul-betul pengembangan,” beber Jokowi.
Kejadian semacam itu, kata presiden, tidak satu dua saja. Namun, ribuan agenda yang sudah dilakukan dengan skema demikian. Untuk itu, kepala negara mendorong agar penggunaan anggaran belanja negara berfokus pada program unggulan pemerintah seperti penanganan kekerdilan atau stunting, pengentasan kemiskinan, maupun program-program lainnya. Selain itu, anggaran belanja negara dapat dialokasikan untuk belanja produk dalam negeri. ”Agar UMKM bisa naik kelas,” ujarnya.
Jokowi meminta agar kualitas belanja APBN maupun APBD dikawal sejak perencanaan. Kegiatannya harus terus dimonitor dan dievaluasi apakah tepat sasaran atau tidak. Dia meminta agar pembiayaan untuk birokrasi tidak lebih dari 25 persen.
”Fokus pada program unggulan, tidak usah juga banyak program,” katanya. (dee/lyn/c17/fal)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
