
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (ANTARA/Ricky Prayoga)
JawaPos.com - Melalui akun media sosial resminya, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi merespons tantangan Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Barat (Kalbar) Krisantus Kurniawan.
Dalam unggahannya hari ini (11/4), gubernur yang kerap disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah bermaksud membandingkan Jabar dengan Kalbar.
”Terima kasih atas doa yang tercurah dan untuk seluruh stakeholder di Provinsi Kalimantan Barat, kami mohon maaf, karena selama ini kami hanya memaksimalkan potensi pembangunan yang ada di daerah kami tanpa maksud memperbandingkan,” tulis KDM.
Dalam unggahan yang sama, ia menyampaikan bahwa dirinya hanya terus berusaha menjalankan aktivitas dengan memberikan sumbangsih pikiran, gagasan, dan inovasi untuk membangun Jabar.
Semua itu dilakukan dalam kapasitas sebagai gubernur tanpa berniat dibandingkan atau membandingkan dengan daerah lain.
”Buat bapak wagub Kalbar, saya mengucapkan terima kasih atas tantangannya. Mohon maaf, saya selama ini melaksanakan kegiatan pembangunan di Jawa Barat tidak ada maksud untuk diperbandingkan dengan daerah lain. Kami juga memahami setiap daerah punya tantangannya sendiri-sendiri dan persoalan fiskal,” ucap Dedi Mulyadi.
Orang nomor satu di Jabar itu memahami tantangan yang dihadapi oleh berbagai daerah di Indonesia.
Apalagi di daerah seperti Kalbar. Dengan wilayah berkali lipat lebih luas, Kalbar memiliki keterbatasan fiskal.
Untuk itu, Dedi Mulyadi kembali menyampaikan permohonan maaf bila pembangunan yang dilakukan di Jabar menyinggung daerah lain.
”Kami juga memahami betapa beratnya daerah-daerah dengan luas yang seluas Kalbar, dengan keterbatasan fiskal, saya juga mohon maaf apabila yang dilakukan di Jawa Barat menyinggung daerah lain,” ujarnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
