
Ilustrasi mitra usaha Amartha
JawaPos.com - PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), prosperity platform yang berfokus pada penyediaan akses keuangan inklusif bagi UMKM akar rumput memperoleh pendanaan senilai USD 100 juta dari Community Investment Management (CIM) asal San Fransisco, Amerika Serikat.
Chief Financial Officer Amartha, Ramdhan Anggakaradibrata mengatakan pendanaan yang diperolehnya akan disalurkan sebagai permodalan produktif bagi UMKM di Indonesia. “Kami bangga dapat bermitra dengan CIM dalam mengakselerasi penyaluran permodalan bagi UMKM akar rumput di Indonesia," kata Ramdhan dalam keterangan tertulis, Minggu (18/6).
Dia menjelaskan, Amartha dan CIM memiliki kesamaan nilai yang melihat bahwa teknologi dan penyediaan layanan keuangan inklusif dapat mewujudkan kesejahteraan merata yang berkelanjutan bagi ekonomi akar rumput. "Kami berharap kolaborasi ini dapat menggerakkan institusi lainnya untuk bergabung bersama Amartha dalam memajukan UMKM Indonesia melalui akses keuangan," ujarnya.
Senada dengan Ramdhan, Bernhard Eikenberg, Head of Emerging Market Strategy CIM menjelaskan kolaborasi ini adalah tonggak penting bagi CIM di Asia Tenggara. CIM berkomitmen mendukung pembiayaan digital UMKM di Indonesia.
"Kami percaya bahwa UMKM adalah tulang punggung bagi berbagai sektor ekonomi dan merupakan segmen yang mengalami kesenjangan paling besar di sektor finansial. Kemitraan CIM dengan Amartha akan menumbuhkan ekosistem produk yang bertanggung jawab dan transparan yang memajukan inklusi keuangan serta meningkatkan kesehatan keuangan masyarakat di Indonesia," ujar Bernhard Eikenberg.
Secara kumulatif, Amartha telah menyalurkan permodalan senilai lebih dari Rp 12 triliun kepada lebih dari 1,6 juta UMKM di Indonesia dan telah profitable sejak tiga tahun terakhir. Amartha menerapkan prinsip ethical lending dalam menjalankan operasional bisnis, yakni prinsip yang memastikan setiap pelayanan bagi mitra UMKM dilakukan dengan etika yang baik serta transparan.
Prinsip ini pula yang menjadi alasan bagi CIM menunjuk Amartha, karena CIM mematuhi peraturan Social Loan Principles yang mengutamakan integritas dan transparansi dalam layanan keuangan. Amartha berkomitmen untuk senantiasa mengutamakan aspek keberlanjutan dalam setiap kebijakan dan kolaborasi yang dilakukan.
Amartha optimistis, kerja sama strategis dengan CIM akan memberi dampak luas yang berkelanjutan bagi UMKM akar rumput di Indonesia. Menurut Ramdhan, intervensi institusi seperti CIM, sangat dibutuhkan UMKM lokal, untuk mampu mengembangkan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Amartha mengajak berbagai stakeholder, baik perbankan, organisasi internasional, hingga masyarakat luas, untuk bersama-sama memaksimalkan potensi UMKM akar rumput di Indonesia. "Dengan mendanai UMKM, selain dapat mendiversifikasi portofolio investasi, pendana juga dapat menciptakan dampak berkelanjutan bagi perekonomian Indonesia”, tandas Ramdhan. (*)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
