Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 April 2026 | 00.21 WIB

Rolls-Royce Kantongi Pendanaan Rp 13,8 Triliun dari Pemerintah Inggris untuk Kembangkan Reaktor Nuklir Modular

Pembangkit nuklir Wylfa di Anglesey (Ynys Môn) yang telah dinonaktifkan akan menjadi lokasi pabrik reaktor modular kecil (SMR) milik Rolls-Royce (The Guardian) - Image

Pembangkit nuklir Wylfa di Anglesey (Ynys Môn) yang telah dinonaktifkan akan menjadi lokasi pabrik reaktor modular kecil (SMR) milik Rolls-Royce (The Guardian)

JawaPos.com - Pemerintah Inggris mempertegas arah kebijakan energinya dengan mengucurkan pendanaan besar untuk pengembangan reaktor nuklir modular kecil (small modular reactor/SMR). Manuver ini merupakan bagian dari strategi industrial jangka panjang untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus membangun fondasi teknologi bernilai ekspor tinggi.

Pendanaan hingga £599 juta atau sekitar Rp 13,8 triliun (kurs Rp 23.120 per poundsterling) diberikan kepada Rolls-Royce SMR melalui dana kekayaan nasional Inggris. Skema ini berbentuk pinjaman yang akan dilunasi saat teknologi mulai dioperasikan atau melalui pembiayaan ulang, mencerminkan pendekatan negara yang tetap berhitung secara fiskal.

Dilansir dari The Guardian, Selasa (14/4/2026), dana tersebut difokuskan untuk mendukung desain dan pengembangan SMR di Wylfa, Pulau Anglesey (Ynys Môn). Teknologi ini dirancang untuk memproduksi pembangkit listrik nuklir secara modular di fasilitas pabrik, sehingga biaya dapat ditekan dan waktu pembangunan lebih singkat dibandingkan reaktor konvensional.

Direktur Utama Rolls-Royce, Tufan Erginbilgiç, menilai dukungan ini sebagai fase krusial. Dia menyatakan, "Ini adalah tonggak penting bagi bisnis kami dan bagi Inggris saat kami bergerak menuju 'era keemasan nuklir baru'." Dia menambahkan, pendanaan ini "memberikan kepastian kontraktual yang krusial di pasar domestik kami yang akan membuka peluang untuk menerapkan armada global SMR Rolls-Royce."

Dari sisi kebijakan fiskal, Menteri Keuangan Inggris Rachel Reeves menekankan bahwa investasi ini memiliki dampak berlapis. Dia mengatakan langkah tersebut akan "memperkuat keamanan energi kami, menciptakan lapangan kerja terampil, dan membantu membangun generasi baru teknologi nuklir domestik yang akan menggerakkan ekonomi kami selama beberapa dekade ke depan."

Secara operasional, proyek ini diperkirakan menciptakan sekitar 1.000 lapangan kerja di dalam perusahaan. Namun, implikasinya lebih luas karena pemerintah Inggris memposisikan SMR sebagai solusi energi rendah karbon sekaligus peluang ekspor teknologi di tengah meningkatnya permintaan global akan listrik bersih dan stabil.

Lokasi Wylfa memiliki nilai strategis sekaligus historis. Pembangkit nuklir di kawasan tersebut beroperasi sejak 1971 hingga ditutup pada 2015. Upaya pengembangan ulang oleh perusahaan Jepang, Hitachi, sempat gagal pada 2020 akibat kebuntuan pendanaan. Situs ini kemudian diambil alih oleh Great British Energy–Nuclear, badan energi nuklir milik negara Inggris, pada 2024 untuk dihidupkan kembali dalam format baru.

Kesepakatan antara Rolls-Royce SMR dan badan tersebut kini telah diteken, memungkinkan proyek segera dimulai. Penunjukan Rolls-Royce sebagai pengembang utama sekaligus menegaskan posisinya dalam ekosistem industri strategis Inggris, setelah sebelumnya dipilih sebagai mitra prioritas pemerintah.

Ketua Asosiasi Industri Nuklir Inggris, Tom Greatrex, menyebut kesepakatan ini sebagai momentum penting. "Ini adalah langkah bersejarah untuk energi bersih, pertumbuhan industri, dan lapangan kerja terampil di Wales. Ini menandai awal fase baru yang signifikan dan menarik bagi proyek ini dan masyarakat Ynys Môn," ujarnya.

Selain itu, dia menyatakan proyek tersebut "akan menciptakan ribuan lapangan kerja dan menarik investasi signifikan secara lokal maupun di seluruh Inggris, sekaligus membantu mengamankan pasokan listrik rendah karbon yang andal dalam jangka panjang."

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore