
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Pemerintah terus berupaya untuk mengembalikan kondisi perekonomian nasional imbas hantaman pandemi Covid-18. Dunia usaha tengah menghadapi kesulitan dalam menjalankan bisnisnya akibat dari aktivitas masyarakat yang terbatas.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut saat ini dunia usaha diliputi keragu-raguan dalam mengembangkan bisnisnya. Hal tersebut tercermin dari nyaris tak adanya pertumbuhan penyaluran kredit perbankan. Bahkan, pertumbuhan kredit hampir di level nol persen atau bahkan negatif. Jika pertumbuhan kredit lemah, maka tidak dapat mendorong perekonomian nasional. Sebab tidak mungkin APBN bekerja sendirian.
Sri Mulyani menjelaskan, tidak adanya pertumbuhan kredit menjadi peringatan tanda bahaya. Bahkan, dia menyebut kondisi dunia usaha sedang tidak bergerak. Sehingga, pemerintah harus terus berupaya dalam mendorong sektor-sektor keuangan dan korporasi kembali bisa melakukan bisnisnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
