
Wartawan mengamati layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Kamis pekan ini. Selama perdagangan, IHSG terus bergerak di zona merah bahkan hi
JawaPos.com - Pelaku pasar sepertinya tidak merespon negatif terkait pengumuman data perekonomian kuartal III 2020, yang jadi penentu apakaih Indonesia masuk ke jurang resesi atau tidak. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat di level 5.161 atau lebih tinggi dibandingkan sesi penutupan bursa kemarin yang berada di level 5.105.
Pembukaan pasar saham pagi ini disambut oleh 253 emiten menguat, 57 emiten melemah dan 131 emiten tak bergerak. Mayoritas investor asing membeli saham dengan nilai pembelian nett sebesar Rp21,01 miliar dengan volume 142.964 lot.
Seluruh sektor menguat yaitu properti yang sebesar 2,14 persen menjadi 328, pertambangan 1,14 persen menjadi 1.449, perkebunan sebesar 1,07 persen menjadi 1.176, infrastruktur sebesar 1,47 persen menjadi 810 dan perdagangan 1,23 persen menjadi 658.
Selanjutnya sektor keuangan menguat sebesar 1,55 persen menjadi 1.153, aneka industri 1,89 menjadi 973, sektor manufaktur 1,24 persen menjadi 1.220, industri dasar 1,49 persen menjadi 764, dan sektor konsumer 0,92 persen menjadi 1.813.
Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, meskipun data pertumbuhan ekonomi penting, namun para investor telah memperkirakan bahwa ekonomi kuartal III akan kembali minus karena beberapa faktor. Seperti pertumbuhan investasi yang turun.
“Resesinya sih sudah (diperkirakan) ya, tapi angka pastinya yang ditunggu,” ujarnya saat dihubungi oleh JawaPos.com, Kamis (5/11)).
Menurutnya, yang dinantikan oleh para investor dari pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS) siang nanti adalah besaran angka koreksi dari pertumbuhan ekonomi kuartal III tahun ini.
“Yang di Perkirakan pasar berkisar 1,2-1,3 persen. Tapi banyak pihak yang meramal 1-2,9 persen. Kalah angkanya minus 3 pasar ngga akan kemana-mana, tapi kalau diatas 3 maka pasar saham akan terkoreksi,” tutupnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=6-Lc_ixMp_U
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022