
Para Menteri di Peluncuran Gerbang Pembayaran Nasional
JawaPos.com - Laporan World Economic Forum (2015) memprediksi Indonesia akan menjadi salah satu pasar digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020. Penyebabnya, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 132 juta orang dan menempati posisi kelima di dunia.
Namun, Ekonom Indef Bhima Yudhistira menilai saat ini belum banyak yang memanfaatkan teknologi finansial atau fintech. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai pendanaan fintech baru mencapai Rp 1,6 triliun per September 2017.
"Total perusahaan Fintech saat ini sudah lebih dari 180 perusahaan yang terdiri dari sistem pembayaran, pembiayaan, simpanan, crowdfunding dan personal finance," ujar Bhima kepada JawaPos.com di Jakarta, Kamis (7/12).
Kendati demikian, Bhima mengakui potensi fintech di Indonesia cukup besar. Hal ini ditunjukkan dengan jumlah pengguna internet di Tanah Air. "Inilah yang jadi sasaran fintech," tegasnya.
Dia menambahkan, perusahaan fintech juga memiliki tantangan besar yaitu investasi teknoogi dan integrasi sistem keuangan Indonesia masih belum sempurna. Untuk itu, pemerintah pun meluncurkan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dengan tujuan meningkatkan sistem keuangan menjadi lebih baik.
Tantangan lainnya, perusahaan fintech harus mampu bersaing. Saat ini, jumlah pemain dalam pembayaran elektronik terlalu banyak. Bahkan, ada 25 penyedia jasa uang elektronik di Indoensia.
"Masing masing penyedia jasa menerbitkan Electronic Data Capture (EDC) atau sistem sendiri yang tidak efisien. Kemudian ada kekurangan jumlah dan kualitas SDM IT di Indonesia," jelasnya.
"Melalui GPN, keuntungan pertama sistem pembayaran bisa lebih efisien dan aman. Transaksi nontunai membuat biaya pengiriman uang lebih murah. Kemudian, jumlah uang palsu juga bisa berkurang. Transaksi non tunai juga menjadi stimulus bagi masyarakat untuk lebih paham literasi keuangan," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
