
Ilustrasi Data Center. (HDR)
JawaPos.com - Di tengah masifnya transformasi digital, isu lokasi penyimpanan data kini menjadi sorotan penting. Tidak sedikit perusahaan yang mulai mempertanyakan: di mana seharusnya data disimpan, dan siapa yang mengelolanya?
Jawabannya semakin mengarah pada satu hal, data center di dalam negeri. Fenomena ini bukan tanpa alasan. Ketika transaksi digital, layanan keuangan, hingga aktivitas e-commerce terus meningkat, ketergantungan pada infrastruktur luar negeri dinilai menyimpan sejumlah risiko, mulai dari ancaman keamanan, kendala regulasi, hingga keterbatasan kendali atas data.
PT Indonesia Super Corridor (ISC) menjadi salah satu perusahaan yang melihat urgensi ini dengan memperkuat standar keamanan di fasilitas data center miliknya di Jakarta. Namun, lebih dari sekadar sertifikasi, langkah ini mencerminkan kebutuhan yang lebih besar: memastikan data masyarakat Indonesia dikelola di dalam yurisdiksi sendiri.
Founder ISC, Benyamin P. Naibaho, menegaskan pentingnya perlindungan data dalam operasional data center.
"Kami mematuhi dan memelihara seluruh persyaratan PCI DSS yang berlaku karena layanan yang kami berikan bersinggungan dengan data pemegang kartu pelanggan. Perlindungan data merupakan aspek esensial dalam tata kelola fasilitas kami," ujarnya.
Kenapa Data Center Harus di Dalam Negeri?
Keberadaan data center lokal bukan sekadar soal lokasi fisik, melainkan menyangkut aspek strategis yang berdampak luas. Berikut alasan utama mengutip laman Komdigi.
1. Kedaulatan Data Lebih Terjamin
Dengan data disimpan di dalam negeri, pemerintah dan regulator memiliki kendali penuh terhadap pengelolaan dan perlindungan data. Ini penting untuk mencegah penyalahgunaan oleh pihak asing.
2. Kepatuhan Regulasi Lebih Mudah

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
