Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 April 2026 | 02.31 WIB

Bukan Cuma Viral, Ini Strategi Branding 2026 untuk Ubah Perhatian Jadi Kepercayaan

Ilustrasi bangun kepercayaan lewat data agar bisnis tumbuh stabil di tengah gempuran konten AI. (Miles IT) - Image

Ilustrasi bangun kepercayaan lewat data agar bisnis tumbuh stabil di tengah gempuran konten AI. (Miles IT)

JawaPos.com–Di era ekonomi digital yang super kompetitif, banyak pemimpin bisnis terjebak dalam perlombaan mencari perhatian (attention). Padahal, biaya akuisisi pelanggan terus melonjak tanpa jaminan loyalitas.

Alvin, konsultan branding dari Kernel Future sekaligus TEDx speaker, mengingatkan bahwa perhatian hanya pintu masuk. Kunci pertumbuhan bisnis yang sebenarnya terletak pada satu aset strategis yaitu kepercayaan (trust).

Menurut dia, strategi branding masa kini tidak lagi mengadu kreativitas siapa yang paling unik, melainkan siapa yang paling mampu membuktikan nilai brand secara empiris di hadapan audiens yang skeptis.

Populer di media sosial sering kali menjadi fatamorgana bagi pebisnis. Tanpa adanya kepercayaan, atensi yang tinggi justru bisa berbalik menjadi bumerang yang memicu keraguan konsumen.

Brand kuat lahir dari data, bukan sekadar kreativitas. Perhatian hanyalah pintu masuk, sedangkan kepercayaan adalah alasan orang bertahan,” ujar Alvin.

Hal ini sejalan dengan laporan HubSpot State of Marketing (2026) yang menyebutkan bahwa meski 80 persen pemasar memakai AI, tantangan terberat adalah membangun sisi manusiawi untuk mendapatkan kepercayaan. Brand yang memiliki sudut pandang jelas kini menjadi mesin pertumbuhan baru di tengah banjir konten generatif.

Konsumen Mulai Skeptis Terhadap Konten AI

Menariknya, tren pasar menunjukkan kejenuhan terhadap teknologi. Berdasar Gartner Marketing Survey (2026), sebanyak 50 persen konsumen di Amerika Serikat lebih memilih brand yang tidak menggunakan AI (GenAI) dalam konten mereka.

Keaslian atau autentisitas kini menjadi barang mewah. Alvin menjelaskan bahwa kepercayaan akan muncul saat pengalaman yang dirasakan konsumen terasa jujur, konsisten, dan dapat diprediksi.

Brand yang kuat bukan hanya diingat, tetapi diyakini,” tambah Alvin.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore