
Para Menteri di Peluncuran Gerbang Pembayaran Nasional
JawaPos.com - Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Keberadaan GPN diharapkan mampu mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi melalui kanal pembayaran apa pun.
Penegasan itu juga dilakukan dengan menerbitkan Peraturan Bank Indonesia No.19/8/PBI/2017 tanggal 21 Juni 2017 dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.19/10/PADG/2017 tanggal 20 September 2017 tentang Gerbang Pembayaran Nasional.
Gubernur BI, Agus Martowardojo mengatakan, ada tiga sasaran utama dari keberadaan GPN. Pertama, menciptakan ekosistem pembayaran yang saling interkoneksi. Kedua, menciptakan interoperabilitas. Ketiga, agar mampu melaksanakan pemrosesan transaksi yang mencakup otorisasi.
"Selain itu, melalui GPN masyarakat dapat bertransaksi dari bank mana pun agar lebih mudah dengan menggunakan instrumen dan kanal pembayaran apapun (any bank, any instrument, any channel)," ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Senin (4/12).
Selain itu, Agus berharap keberadaan GPN dapat meningkatkan perlindungan konsumen dalam melakukan transaksi melalui kanal apa pun. Sebab, selama ini perlindungan terhadap transaksi yang dilakukan masyarakat dinilai belum baik.
Di samping itu, perlindungan tersebut terkait dengan pemrosesan yang akan dilakukan dalam negeri, sehingga data nasabah tidak akan pergi keluar lalu kembali.
Sekadar informasi, Indonesia masih menggunakan sistem pembayaran milik asing seperti Visa, MasterCard, JCB, hingga UnionPay. Dengan keberadaan GPN, maka diharapkan beban administrasi kepada masyarakat bisa ditekan.
"GPN juga dihadirkan sebagai backbone guna memberikan dukungan penuh bagi program pemerintah termasuk penyaluran bantuan sosial nontunai, elektronifikasi jalan tol, dan transportasi publik," tutur Agus Marto.
Sementara itu Kepala Pusat Program Transformasi BI Onny Widjanarko mengatakan hal senada. Keberadaan GNP diharapkan mampu menekan biaya transaksi yang dilakukan nasabah dalam kanal apa pun.
"Pasti biaya transfer antarbank akan lebih murah, biaya cek saldo hingga biaya bulanan itu bisa lebih rendah," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
