
Ilustrasi
JawaPos.com - Pencarian Kapal Mother Tanker (MT) Namse Bangdzod hingga hari ke-5 masih belum menemui titik terang. Tim SAR, Kementerian Perhubungan dan petugas gabungan lainnya masih terus melakukan pencarian.
"Sampai saat ini, belum ada hasil," kata Kasubbag Humas Basarnas M. Yusuf Latif kepada JawaPos.com, Jumat (11/1).
Selain itu, Yusuf juga menegaskan jika hasil pencarian belum memberikan indikasi dari hilang kontaknya kapal pembawa minyak mentah itu.
Diakuinya, besarnya daerah yang harus dijangkau juga turut menjadi kendala tim pencari. Meski demikian, kapal yang berangkat dari Sampit, Kalimantan itu menuju Tanjung Priok masih akan terus dilakukan pencarian. "Tidak ada tanda-tanda (kapal). Titik koordinat hilang kontak belum diketahui," kata dia.
Sebelumnya, Pakar Kemaritiman Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Raja Oloan Saut Gurning berpendapat jika hilang kontaknya kapal tersebut bukan disebabkan karena faktor kecelakaan. Alasannya, tidak ada indikasi munculnya permintaan pertolongan melalui signal distress yang dikeluarkan oleh awak kapal tersebut.
"Biasanya hilang kontak umumnya akibat persoalan teknis dan operasional kapal atau gangguan cuaca buruk yang mengakibatkan kapal tidak mampu lagi melakukan operasi pelayaran. Baik tenggelam, terbawa arus (drifting) atau tubrukan akibat kapal yang tidak dapat lagi ditenggelamkan. Atau memang faktor non-teknis lain adalah kemungkinan kapal dibajak," ungkapnya.
Dari beberapa indikasi tersebut, katanya, ada potensi besar jika kapal MT Namse Bangdzod terbawa arus maupun dibajak oleh para perompak. Hal itu tercermin pada pergerakan posisi kapal yang berhasil terdeteksi di sejumlah penyedia informasi tracking kapal.
Pantauan dari marinetraffic.com saja, kapal tersebut terakhir terlihat di radius 50 nautical mile atau sekitar Teluk Jakarta.
"Faktanya posisi kapal sudah beberapa kali ditemukan dan dideteksi oleh sejumlah penyedia informasi posisi kapal MT Namse Bangdzod baik di Karawang bahkan di sekitar Gresik," tuturnya.
"Jadi dengan ditemukannya sejumlah deteksi (position tracking) dari kapal tersebut maka kemungkinan indikasi kapal mengalami drifting oleh arus atau gelombang dan yang kedua dibajak (dikendalikan pihak lain yang keberadaan kapal tidak dapat secara kontinu dideteksi atau ditelusuri)," tutupnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022