
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan segera lakukan penangkapan besar penyelundup. (Nurul F/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan akan menindak tegas praktik penyelundupan barang-barang ke tanah air. Ia memastikan dalam waktu dekat akan ada penangkapan besar-besaran terhadap mereka yang bertindak nakal dan merugikan ekonomi nasional.
Purbaya mengaku tidak takut kepada siapapun yang berada di belakang para pemain itu. Menurutnya, ia sendiri memiliki backing yang cukup kuat, yakni Presiden Prabowo Subianto.
"Yang suka main selundup, saya tangkap. Bentar lagi ada penangkapan besar-besaran. Saya enggak peduli di belakangnya siapa. Di belakang saya pasti ada yang paling tinggi kan ya, Presiden paling tinggi di sini. Pasti beres," kata Purbaya dalam sebuah acara di JS Luwansa, Jakarta, dikutip Minggu (19/10).
Lebih lanjut, Purbaya membeberkan bahwa hingga saat ini Indonesia masih marak penyelundupan dari berbagai sektor. Ia berkomitmen akan menindak tegas para pemain di sektor tekstil, rokok hingga baja yang secara jelas telah berdampak pada pelemahan penerimaan negara.
"okok, saya akan beresin. Tekstil. Jadi rokok, abis itu tekstil, habis itu baja, habis itu yang lain. Satu per satu saya akan kejar," bebernya.
Di sisi lain, Purbaya mengungkapkan bahwa rupanya penyelundupan yang terjadi tidak melulu melibatkan pegawai Bea Cukai. Justru mereka mengeluhkan adanya bekingan besar yang berada di belakang para pelaku penyelundupan.
"Saya panggil orang Bea Cukainya, ‘lo enggak benar’. ‘Bukan begitu Pak, di belakangnya ada bekingan gede, kami enggak bisa apa-apa’," ungkap Purbaya.
Meski begitu, Purbaya meminta agar para pegawainya tidak takut terhadap para oknum-oknum nakal itu. Pasalnya, Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Santoso merupakan seorang aparat tinggi dengan bintang tiga.
Namun, Purbaya menyebut, jika kemudian bekingan itu lebih tinggi jabatannya dari Dirjen Bea Cukai, maka dirinya akan langsung melapor kepada Prabowo.
"Ya sudah sekarang sikat aja. Kan Dirjen Bea Cukai saya bintang tiga. Kecuali bintang empatnya yang nyuruh. Kalau bintang empat kita lapor presiden," tegasnya.
Bukan tanpa alasan, Purbaya optimistis dengan penegakan tegas terhadap para penyelundup di sektor Bea Cukai, ekonomi Indonesia ke depan akan bisa mencapai lebih dari 5 persen. Dan, bukan sebuah hal yang mustahil bisa segera mencapai 8 persen.
"Dengan strategi seperti itu, saya yakin pelan-pelan ekonomi akan tumbuh lebih cepat. Tapi enggak langsung besok 8 persen ya. Tahun depan mungkin bisa mendekati 6 persen atau lebih. Tahun depannya lebih cepat lagi," tutup Purbaya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
