Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Februari 2025 | 20.44 WIB

Dapat Penugasan Impor Gula 200 Ribu Ton, ID FOOD Masih Nego dan Cari Harga Murah

Holding BUMN Pangan, ID FOOD buka suara soal penugasan dari Presiden Prabowo untuk melakukan impor gula. (Nurul F/ JawaPos.com) - Image

Holding BUMN Pangan, ID FOOD buka suara soal penugasan dari Presiden Prabowo untuk melakukan impor gula. (Nurul F/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Holding BUMN Pangan, ID FOOD buka suara soal penugasan dari Presiden Prabowo untuk melakukan impor gula sebanyak 200 ribu ton di sepanjang tahun 2025.
 
Direktur Utama ID Food Sis Apik Wijayanto menyampaikan pihaknya hingga saat ini masih melakukan negosiasi dengan sejumlah negara sumber importasi gula. Salah satunya untuk harga yang tak mahal alias murah.
 
"Kita memang sudah mendapatkan penugasan untuk importasi gula ini. Kita saat ini melakukan juga negosiasi dari berbagai sumber, mana-mana yang kira-kira available dan harganya juga tidak mahal," kata Sis Apik dalam konferensi pers di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (27/2).
 
 
Kendati demikian, Sis Apik masih enggan membeberkan negara mana saja yang sedang dinego untuk mengucurkan stok gulanya ke Indonesia.
 
Lebih lanjut, dia juga memastikan bahwa impor gula yang akan dilakukan oleh pemerintah ini tak lain guna memenuhi Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
 
Pasalnya, kata dia, untuk kebutuhan masyarakat sendiri sudah bisa dipenuhi oleh stok dalam negeri. Terlebih, pada Mei mendatang RI sudah memasuki masa giling tebu atau panen gula.
 
"Kalaupun impor, saat ini adalah untuk cadangan pangan pemerintah. Jadi sebetulnya kebutuhannya sudah cukup," jelas Sis Apik.
 
"Tetapi memang menjaga timing, jaga-jagalah gitu lho. Ini kan pada saat Mei, Juni, ini Mei kan sudah mulai giling sebetulnya. Ini yang kita jaga," sambungnya.
 
 
Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) bidang Pangan Zulkifli Hasan buka suara soal rencana impor gula sebanyak 200.000 ton di sepanjang tahun ini.
 
Zulhas memastikan, kembali dibukanya keran impor itu sebagaimana telah diperintahkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Meski sebelumnya, pemerintah menargetkan tak melakukan impor pangan di tahun pertama pemerintahan Prabowo ini.
 
"Gula sudah boleh (impor). Itu perintah langsung Presiden, jadi saya tidak berani (menolak)," kata Zulhas dalam Economic Outlook 2025 di The West In Hotel, Jakarta, Rabu (26/2).
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore