
Artificial Intelligence (AI). (Pixabay)
JawaPos.com - BDX Indonesia, perusahaan patungan Indosat, Lintasarta, dan BDX Data Centers, mengakuisisi 46 pusat data milik Indosat senilai Rp 2,62 triliun. Akuisisi itu disebut bakal menjadi angin segar bagi pertumbuhan infrastruktur teknologi di Indonesia.
Tidak hanya itu, BDX Indonesia membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru seiring dengan kehadiran infrastruktur pusat data berbasis Artificial Intelligence (AI). CEO BDx Data Centers Mayank Srivastava mengatakan, ambisi perusahaan untuk menjadi pilihan utama dalam mendukung digitalisasi di Indonesia. Untuk itu itu perlu perluasan portofolio. Pusat data yang dimiliki saat ini akan siap memenuhi tingginya permintaan layanan AI.
Mayank menekankan, kolaborasi antara BDX Data Centers dengan Indosat dan Lintasarta hanya soal akuisisi fisik pusat data, melainkan juga pengenalan standar operasi tinggi, teknologi mutakhir, dan transfer pengetahuan yang akan membantu mengembangkan industri pusat data di Indonesia. “Kami siap menjadi mitra pilihan untuk digitalisasi di Indonesia,” ungkap Mayank kepada JawaPos.com, Kamis (18/1).
Mayank mengklaim, akuisisi dan teknologi yang dimiliki BDx Data Centers menjadi tonggak penting perkembangan Data Center berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia.
Menurut US-Asean Business Council, AI dapat menambah setidaknya USD 1 triliun kepada Produk Domestik Bruto (PDB) di wilayah Asia Tenggara hingga 2030. Satu pertiga di antaranya datang dari Indonesia.
Sementara itu, laporan Access Partnership bekerja sama dengan ELSAM dan dengan dukungan Microsoft mengungkapkan, penggunaan AI Generatif untuk melengkapi aktivitas kerja dapat membantu membuka kapasitas produksi sebesar USD 243,5 miliar di seluruh perekonomian Indonesia. Angka ini setara dengan 18 persen PDB Indonesia pada 2022.
President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha menegaskan peran strategis Indosat dalam menginisiasi pertumbuhan infrastruktur pusat data berbasis AI di Indonesia. Langkah itu menunjukkan tekad Indosat bersama Lintasarta dan BDx Data Centers dalam memajukan Indonesia di kancah perkembangan AI Cloud di skala internasional.
“Akuisisi ini tidak hanya menandai peran strategis Indosat dalam mengakselerasi pertumbuhan infrastruktur pusat data berbasis AI, tapi juga juga menjadi bentuk komitmen Indosat dalam menangkap peluang pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia," beber Vikram.
Direktur Utama Lintasarta Bayu Hanantasena mengatakan, dalam 2 tahun terakhir bisnis AI telah tumbuh secara eksponensial. Kemampuan teknologi ini diprediksi terus meningkat tajam dalam 3-5 tahun ke depan.
Menghadapi tren pertumbuhan ini, Lintasarta secara perlahan mulai mengimplementasikan AI di internal untuk membantu sejumlah proses bisnis agar berjalan lebih lincah. “Kita harus mulai akrab dengan AI untuk membuka lebih banyak peluang,” kata Bayu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022