Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 September 2023 | 03.17 WIB

Didukung SRC, Omzet UMKM Toko Kelontong Tembus Rp 236 Triliun Pada 2023

Deputi Menko Perekonomian Rudy Salahuddin  dan Direktur PT SRC Indonesia Sembilan Rima Tanago  pada  Talkshow “SRC untuk Indonesia: UMKM Berkelanjutan untuk Indonesia #JadiLebihBaik”, Rabu (27/9) - Image

Deputi Menko Perekonomian Rudy Salahuddin dan Direktur PT SRC Indonesia Sembilan Rima Tanago pada Talkshow “SRC untuk Indonesia: UMKM Berkelanjutan untuk Indonesia #JadiLebihBaik”, Rabu (27/9)

JawaPos.com - PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS) terus berkomitmen mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, khususnya pelaku usaha toko kelontong yang tergabung dalam Sampoerna Retail Community (SRC). Setelah 15 tahun berkiprah, omzet Toko SRC diperkirakan mencapai Rp 236 triliun pada 2022.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang berkesempatan memberikan keynote speech dalam Talkshow “SRC untuk Indonesia: UMKM Berkelanjutan untuk Indonesia #JadiLebihBaik” pada Rabu (27/9/2023) memberi apresiasi kepada SRCIS atas komitmen dan peran aktifnya dalam membina dan mengembangkan UMKM di Indonesia, khususnya Toko SRC.

UMKM merupakan pilar penting bagi pembangunan ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta adalah kunci untuk optimalisasi. Pemerintah mengapresiasi langkah SRC yang sejalan dengan upaya pemerintah untuk pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Airlangga, secara virtual.

Dalam penjelasannya Airlangga mengatakan berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenkopUKM) sebanyak 65,5 juta UMKM berkontribusi terhadap 99 persen unit usaha di Indonesia. Selain itu, UMKM memberikan kontribusi PDB sebesar 61 persen atau Rp 9.580 triliun serta menciptakan lapangan kerja bagi 97 persen dari total tenaga kerja nasional.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil dan Menko Perekonomian Rudy Salahuddin mengatakan, pemerintah terus berupaya meningkatkan daya saing UMKM melalui berbagai inisiatif dan kebijakan. Namun, pemerintah juga membutuhkan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan untuk membina UMKM Indonesia sebagai tulang punggung ekonomi nasional, terutama melalui inovasi dan digitalisasi, agar terwujud UMKM yang berkelanjutan.

“Pemerintah mendukung penuh pengembangan Toko SRC sebagai salah satu contoh program pemberdayaan UMKM yang memiliki potensi dan kontribusi besar terhadap perekonomian dan masyarakat. SRCIS diharapkan terus menjalankan komitmennya dalam mengembangkan Toko SRC melalui berbagai inovasi dan kolaborasi,” kata dia.

Direktur PT HM Sampoerna Tbk. Ivan Cahyadi mengatakan, Sampoerna memegang teguh “Filosofi Tiga Tangan” yang bertujuan untuk menciptakan nilai dan dampak positif berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan, termasuk masyarakat luas dan UMKM di Indonesia. Hal ini diwujudkan salah satunya melalui SRC yang telah dimulai sejak tahun 2008.

SRC merupakan bagian dari program Sampoerna untuk memberdayakan UMKM Indonesia khususnya toko kelontong, dengan tujuan meningkatkan daya saing dan bersama-sama #JadiLebihBaik agar UMKM semakin naik kelas. Hingga Kuartal III tahun 2023, jumlah toko SRC di seluruh Indonesia telah mencapai lebih dari 243 ribu toko yang tergabung dalam 8.200 paguyuban, serta aktif berkolaborasi dengan 6.300 Mitra SRC yang merupakan toko grosir.

"Inovasi dan kolaborasi serta kerja sama strategis menjadi hal penting untuk memajukan ekonomi kerakyatan. Untuk itu, SRC terus mendorong transformasi dan digitalisasi UMKM secara berkelanjutan," terangnya.

Pada bagian lain, Direktur PT SRC Indonesia Sembilan Rima Tanago mengatakan, SRCIS telah menggelar berbagai program untuk membina UMKM, mulai dari inovasi, digitalisasi, dan kolaborasi. Berbagai program yang SRCIS lakukan dalam membina UMKM selama ini mampu menciptakan dampak positif.

Tercatat, omzet produk UMKM yang dipasarkan melalui Pojok Lokal di Toko SRC 40 persen lebih tinggi dibandingkan dengan omzet produk UMKM yang tersedia di toko kelontong non-SRC. Bahkan, secara nasional total transaksi di Pojok Lokal mencapai Rp5,65 triliun.

"Kami sangat bersyukur karena SRC senantiasa bisa memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional, terutama dalam mendukung UMKM, khususnya toko kelontong, agar terus berkelanjutan dan menjadi lebih baik," jelas Rima.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore