Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Juli 2023 | 02.58 WIB

Lakukan IPO, PT ITSEC Asia Tbk Incar Dana Publik Rp 110,96 Miliar

Ilustrasi logo PT Bursa Efek Indonesia, penyelenggara perdagangan saham perusahaan yang telah mencatatkan sahamnya di pasar modal Indonesia. (Dok. Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi logo PT Bursa Efek Indonesia, penyelenggara perdagangan saham perusahaan yang telah mencatatkan sahamnya di pasar modal Indonesia. (Dok. Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - PT ITSEC Asia Tbk berencana melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) dengan melepas sebanyak-banyaknya 1.008.734.800 saham atau 15,64%. Harga penawarannya di kisaran Rp 100-110 per saham.

Lewat penawaran perdana saham ini, TSEC Asia membidik dana publik sebanyak-banyaknya Rp 110,96 miliar. Masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung pada 18-26 Juli. Sedangkan perkiraan masa penawaran umum di 2-4 Agustus. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek Mirae Asset Sekuritas.

PT ITSEC Asia Tbk merupakan perusahaan penyedia layanan, solusi, dan teknologi keamanan informasi yang menawarkan jasa keamanan siber untuk memastikan perlindungan atas infrastruktur Teknologi Informasi.

“Keamanan informasi merupakan tulang punggung kesuksesan transformasi digital. Ini yang mendorong ITSEC Asia terus berperan aktif dalam membangun ekosistem keamanan siber bagi masyarakat,” jelas Andri Hutama Putra - Presiden Direktur ITSEC Asia.

Andri menyebut tingkat digitalisasi yang tinggi juga meningkatkan risiko serangan siber. Menurut data dari Frost & Sullivan, sebanyak 49% organisasi di Indonesia pernah mengalami serangan siber, merugikan Indonesia sebesar USD 43,2 miliar, atau 3,7% dari total PDB Indonesia.

Dalam menyediakan berbagai layanan dan solusi keamanan siber kepada pelanggan di seluruh dunia, ITSEC Asia telah membangun jaringan mitra yang kuat terutama di Asia Pasifik.

Jaringan tersebut mencakup pemasok teknologi paling canggih yang memiliki produk dan solusi keamanan yang telah teruji dalam keamanan jaringan, keamanan endpoint, intelijen ancaman, keamanan surel, gateway, perlindungan beban kerja cloud, keamanan aplikasi, pengelolaan kata sandi, vulnerability management, dan lain-lain.

Perseroan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp 118 miliar pada 2021 dan naik 58,07 persen menjadi Rp 187 miliar pada 2022.Total pendapatan bersih diperoleh dari laporan konsolidasi perseroan yang beroperasi di tiga negara yaitu Indonesia, Singapura, dan Australia. "Kontribusi pendapatan tetap dari dalam negeri," imbuh Andri.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore