Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Mei 2026 | 03.45 WIB

Rencana IPO SpaceX Berpotensi Capai 2 Triliun Dolar AS, Investor Soroti ‘Kontrol Ekstrem’ Elon Musk

Ilustrasi proyek Mars SpaceX Elon Musk / Foto: (The Telegraph) - Image

Ilustrasi proyek Mars SpaceX Elon Musk / Foto: (The Telegraph)

JawaPos.com — Di sebuah fasilitas peluncuran luas di Texas, persiapan akhir tengah dilakukan untuk uji terbang ke-12 roket Starship milik SpaceX. Misi yang dijadwalkan pada hari Selasa itu dipandang sebagai langkah penting menuju Mars, sekaligus menandai babak baru dalam ambisi Elon Musk yang kian meluas dari bumi ke antariksa dengan potensi imbal hasil finansial yang sangat besar.

Di saat yang sama, lembaga keuangan di Wall Street tengah menyiapkan penawaran umum perdana (IPO) yang digambarkan sebagai salah satu “moonshot” finansial terbesar dalam sejarah industri antariksa. 

SpaceX diperkirakan akan melantai di bursa dalam waktu dekat dengan valuasi antara USD 1,75 triliun hingga USD 2 triliun, serta rencana penghimpunan dana hingga USD 75 miliar, hampir tiga kali lipat IPO terbesar sebelumnya, Saudi Aramco.

Melansir The Telegraph, Senin (18/5/2026), rencana IPO ini disebut tidak hanya berpotensi mencetak rekor pasar modal global, tetapi juga memunculkan kekhawatiran serius di kalangan investor terkait struktur kendali perusahaan yang sangat terpusat pada Musk. Sejumlah analis menilai desain tata kelola tersebut dapat memberikan “kendali ekstrem” kepada pendiri perusahaan, bahkan setelah menjadi entitas publik.

Musk sendiri berulang kali menyatakan bahwa SpaceX akan membawa umat manusia menjadi spesies antargalaksi melalui pembangunan koloni di Mars. Dalam dokumen dan proyeksi internal perusahaan, target ambisius itu mencakup kota berpenduduk satu juta orang di Mars, peluncuran 100 terawatt satelit pusat data, serta valuasi perusahaan jangka panjang hingga USD 7,5 triliun, dengan imbalan hingga 260 juta saham bagi Musk jika target tercapai.

Eric Hoffman dari perusahaan konsultan kompensasi eksekutif Farient Advisors menyatakan bahwa nilai tersebut “dapat dipastikan berada di kisaran antara USD 500 miliar hingga USD 1 triliun.” Namun, dia menegaskan bahwa “tantangan untuk mencapai target-target ini belum pernah terjadi sebelumnya.”

Dia juga menambahkan bahwa, “merupakan pencapaian luar biasa ketika empat orang berhasil diterbangkan mengelilingi sisi jauh Bulan dalam misi selama 11 hari.” Namun, menurutnya, skala ambisi SpaceX jauh melampaui itu, karena untuk mencapai target kota berpenduduk satu juta orang di Mars, perusahaan tersebut “akan membutuhkan 1.000 wahana antariksa, masing-masing membawa 1.000 orang menuju Mars.”

Secara teknis, SpaceX memperkirakan pembangunan kota mandiri di Mars akan membutuhkan pengiriman “jutaan ton kargo” yang harus diangkut melalui lebih dari 10 peluncuran Starship setiap hari pada periode jendela orbit yang hanya terbuka setiap dua tahun. Setiap misi juga tidak berdiri sendiri, karena akan membutuhkan puluhan wahana tanker untuk mengisi ulang bahan bakar di orbit sebelum kapal utama melanjutkan perjalanan panjang menuju planet merah.

Chris Quilty dari Quilty Analytics menyatakan, “selama 20 tahun terakhir, alasan keberadaan Mars dalam narasi SpaceX justru menjadi pembenaran untuk tidak melantai di bursa—karena Musk tidak ingin harus mempertanggungjawabkan biaya sebesar itu kepada publik,” yang menurutnya menandai pergeseran besar strategi perusahaan menjelang IPO yang kini semakin berorientasi pada pasar modal.

Namun di tengah euforia tersebut, sejumlah investor memperingatkan potensi konsentrasi kekuasaan yang berlebihan. Kelompok aktivis pemegang saham Ekō menilai, “Musk tidak dapat dimintai pertanggungjawaban, tidak bisa diberhentikan, dan tidak memiliki batas atas kompensasi yang dapat mencapai triliunan dolar.”

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore