
Ilustrasi proyek Mars SpaceX Elon Musk / Foto: (The Telegraph)
JawaPos.com — Di sebuah fasilitas peluncuran luas di Texas, persiapan akhir tengah dilakukan untuk uji terbang ke-12 roket Starship milik SpaceX. Misi yang dijadwalkan pada hari Selasa itu dipandang sebagai langkah penting menuju Mars, sekaligus menandai babak baru dalam ambisi Elon Musk yang kian meluas dari bumi ke antariksa dengan potensi imbal hasil finansial yang sangat besar.
Di saat yang sama, lembaga keuangan di Wall Street tengah menyiapkan penawaran umum perdana (IPO) yang digambarkan sebagai salah satu “moonshot” finansial terbesar dalam sejarah industri antariksa.
SpaceX diperkirakan akan melantai di bursa dalam waktu dekat dengan valuasi antara USD 1,75 triliun hingga USD 2 triliun, serta rencana penghimpunan dana hingga USD 75 miliar, hampir tiga kali lipat IPO terbesar sebelumnya, Saudi Aramco.
Melansir The Telegraph, Senin (18/5/2026), rencana IPO ini disebut tidak hanya berpotensi mencetak rekor pasar modal global, tetapi juga memunculkan kekhawatiran serius di kalangan investor terkait struktur kendali perusahaan yang sangat terpusat pada Musk. Sejumlah analis menilai desain tata kelola tersebut dapat memberikan “kendali ekstrem” kepada pendiri perusahaan, bahkan setelah menjadi entitas publik.
Musk sendiri berulang kali menyatakan bahwa SpaceX akan membawa umat manusia menjadi spesies antargalaksi melalui pembangunan koloni di Mars. Dalam dokumen dan proyeksi internal perusahaan, target ambisius itu mencakup kota berpenduduk satu juta orang di Mars, peluncuran 100 terawatt satelit pusat data, serta valuasi perusahaan jangka panjang hingga USD 7,5 triliun, dengan imbalan hingga 260 juta saham bagi Musk jika target tercapai.
Eric Hoffman dari perusahaan konsultan kompensasi eksekutif Farient Advisors menyatakan bahwa nilai tersebut “dapat dipastikan berada di kisaran antara USD 500 miliar hingga USD 1 triliun.” Namun, dia menegaskan bahwa “tantangan untuk mencapai target-target ini belum pernah terjadi sebelumnya.”
Dia juga menambahkan bahwa, “merupakan pencapaian luar biasa ketika empat orang berhasil diterbangkan mengelilingi sisi jauh Bulan dalam misi selama 11 hari.” Namun, menurutnya, skala ambisi SpaceX jauh melampaui itu, karena untuk mencapai target kota berpenduduk satu juta orang di Mars, perusahaan tersebut “akan membutuhkan 1.000 wahana antariksa, masing-masing membawa 1.000 orang menuju Mars.”
Secara teknis, SpaceX memperkirakan pembangunan kota mandiri di Mars akan membutuhkan pengiriman “jutaan ton kargo” yang harus diangkut melalui lebih dari 10 peluncuran Starship setiap hari pada periode jendela orbit yang hanya terbuka setiap dua tahun. Setiap misi juga tidak berdiri sendiri, karena akan membutuhkan puluhan wahana tanker untuk mengisi ulang bahan bakar di orbit sebelum kapal utama melanjutkan perjalanan panjang menuju planet merah.
Chris Quilty dari Quilty Analytics menyatakan, “selama 20 tahun terakhir, alasan keberadaan Mars dalam narasi SpaceX justru menjadi pembenaran untuk tidak melantai di bursa—karena Musk tidak ingin harus mempertanggungjawabkan biaya sebesar itu kepada publik,” yang menurutnya menandai pergeseran besar strategi perusahaan menjelang IPO yang kini semakin berorientasi pada pasar modal.
Namun di tengah euforia tersebut, sejumlah investor memperingatkan potensi konsentrasi kekuasaan yang berlebihan. Kelompok aktivis pemegang saham Ekō menilai, “Musk tidak dapat dimintai pertanggungjawaban, tidak bisa diberhentikan, dan tidak memiliki batas atas kompensasi yang dapat mencapai triliunan dolar.”
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022