
Eratani, startup ekosistem agritech Indonesia, umumkan tambahan putaran pendanaan awal menjadi Rp 90 miliar.
JawaPos.com–Eratani, startup ekosistem agritech Indonesia, umumkan tambahan putaran pendanaan awal (seed round) sebesar Rp 30 miliar (US$ 2 juta), meningkatkan total pendanaan awal menjadi Rp 90 miliar (US$ 5,8 juta). Pendanaan awal itu mengindikasikan optimisme investor terhadap industri agritech di Indonesia dan kemampuan Eratani merealisasikan potensi sektor tersebut dan menciptakan dampak sosial bagi petani.
CEO Eratani Andrew Soeherman mengatakan, Eratani berdiri atas keyakinan bahwa teknologi dapat mengubah industri pertanian dan menciptakan dampak sosial yang signifikan. Investasi itu merupakan validasi terhadap model bisnisnya dan juga mencerminkan keyakinan terhadap potensi agritech di Indonesia.
”Eratani berkomitmen untuk terus memberdayakan petani, meningkatkan efisiensi, dan mendorong keberlanjutan bisnis dalam sektor pertanian,” terang Andrew Soeherman.
Sejak didirikan pada 2021, Eratani telah mendorong integrasi teknologi dalam operasi budi daya pertanian, terutama komoditas padi. Solusi komprehensif Eratani terdiri atas pendanaan petani, manajemen rantai pasok, distribusi komoditas, serta pendampingan dan bantuan pertanian.
Saat ini, Eratani telah mendukung lebih dari 20.000 jaringan petani padi di lima provinsi Indonesia. Antara lain, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, dan Sulawesi Selatan. Sektor pertanian Indonesia, yang berkontribusi sekitar 13 persen terhadap PDB dan menyerap hampir 29 persen tenaga kerja, menghadapi ketidakefisienan yang signifikan.
Keterbatasan logistik dan banyaknya tengkulak mengakibatkan biaya operasional tinggi dan margin keuntungan yang menurun bagi petani, terutama pada komoditas padi yang melibatkan sekitar 17 juta rumah tangga. Solusi inovatif Eratani bertujuan untuk menyederhanakan, meningkatkan efisiensi dan keadilan bagi petani sehingga petani bisa petani mendapatkan manfaat langsung dari kerja mereka.
Investor Eratani pun optimistis terhadap potensi sektor agritech dan peran Eratani dalam merealisasikan potensi tersebut. Chief Executive Officer SBI Ven Capital Ryosuke Hayashi mengungkapkan, agritech memiliki potensi sangat besar di Indonesia. ”Kami percaya Eratani memiliki solusi yang tepat untuk menggali potensi tersebut,” papar Ryosuke Hayashi.
Pendekatan Eratani yang holistik dan inovatif tidak hanya meningkatkan efisiensi proses pertanian, tapi memberikan dampak sosial positif bagi para petani. ”Kami memiliki keyakinan penuh terhadap kemampuan Eratani dalam mendorong pertumbuhan dan transformasi sektor pertanian. Investasi ini menandakan pandangan optimistis terhadap industri agritech Indonesia dan memperkuat posisi Eratani sebagai pemain kunci dalam industri ini,” papar Ryosuke Hayashi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022