Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 Mei 2018 | 20.16 WIB

Thailand di Ambang Pintu Sejarah, Jepang Siap Rengkuh Gelar Keenam

Ratchanok Intanon dan tim Uber Thailand berpeluang menjadi juara untuk pertama kalinya - Image

Ratchanok Intanon dan tim Uber Thailand berpeluang menjadi juara untuk pertama kalinya

JawaPos.com - Tim Uber Thailand dan Jepang akan berduel siang hari ini untuk menentukan siapa yang akan membawa pulang Piala Uber 2018 pada Sabtu (26/5). Di atas kertas, harus diakui Jepang memiliki peluang lebih besar untuk menjadi juara.


Merujuk komposisi pemain yang diturunkan pada siang hari ini, Jepang memiliki kekuatan yang sama kuat di sektor tunggal maupun ganda. Dari sederet turnamen yang dijalani, sudah terbukti bahwa para pemain Jepang lebih bisa tampil dengan konsisten.


Namun, hal ini bukan berarti Thailand tidak bisa melawan. Kemenangan mengejutkan atas Tiongkok di babak semifinal kemarin adalah bukti bahwa tim putri Thailand sudah menjelma menjadi kekuatan baru yang harus diwaspadai. Bermain di kandang sendiri, bukan tidak mungkin tim Negeri Gajah Putih bisa mengukir nama mereka dalam sejarah Piala Uber.


Partai final antara Jepang dan Thailand akan dibuka dengan Akane Yamaguchi dan Ratchanok Intanon. Kerap saling mengalahkan di sejumlah turnamen, pertandingan kelas dunia ini dipastikan berlangsung ketat dan seru.


Langkah Jepang merengkuh gelar juara Piala Uber mereka yang ke-6 tentu akan makin mudah jika Akane sukses memecundangi Ratchanok. Ganda andalan Jepang Yuki Fukushima/Sayaka Hirota yang tampil di partai kedua akan meladeni Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai. Melihat performa Jongkolphan/Rawinda yang dalam Piala Uber tahun ini belum sanggup menang dari pasangan-pasangan top dunia, besar kemungkinan mereka bisa kembali kandas di partai ini.


Partai ketiga akan dilakoni oleh juara dunia 2017 Nozomi Okuhara dan Nitchaon Jindapol. Melihat keunggulan statistik dan head to head Nozomi, Jindapol tentunya harus bekerja keras, terlebih jika dua partai sebelumnya mereka kecolongan oleh Jepang.


Jika partai keempat harus dilangsungkan, Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai kembali diturunkan di ganda kedua untuk meladeni lawan yang tak kalah berat: Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Menyandang status jawara Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Misaki/Ayaka tentunya punya pengalaman dan jam terbang yang lebih matang.


Andai Thailand mampu mendulang dua poin dan kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2 seperti saat melawan Indonesia maupun Tiongkok, maka Busanan Ongbamrungphan akan kembali bermain di partai penentu melawan Sayaka Takahashi.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore