
Innisfree offline store. Sejumlah toko mandiri brand kecantikan asal Korea Selatan ini memang terlihat berhenti beroperasi di berbagai pusat perbelanjaan. (istimewa)
JawaPos.com – Kabar mengenai penutupan gerai Innisfree di Indonesia sempat memicu tanda tanya di kalangan konsumen, terlebih bagi para beauty enthusiast. Sejumlah toko mandiri brand kecantikan asal Korea Selatan ini memang terlihat berhenti beroperasi di berbagai pusat perbelanjaan, memunculkan asumsi bahwa mereka hengkang dari pasar Indonesia.
Namun, kenyataannya tidak demikian. Manajemen dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/4) menjelaskan, penutupan gerai fisik ini justru menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan dalam menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku konsumen dan dinamika industri kecantikan yang semakin digital.
Marketing Manager Innisfree Indonesia, Angeline Tjoea, menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan bentuk transformasi model bisnis agar lebih efisien dan relevan dengan kebiasaan belanja saat ini.
"Penutupan gerai mandiri bukan berarti kami meninggalkan pasar Indonesia. Kami melakukan penyesuaian strategi distribusi agar produk tetap mudah diakses melalui kanal yang lebih relevan," ujarnya.
Perubahan ini tidak lepas dari pergeseran tren konsumen. Saat ini, proses pembelian tidak lagi terjadi hanya di toko fisik. Konsumen cenderung mencari informasi terlebih dahulu secara online mulai dari membaca ulasan hingga membandingkan produk sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli.
Hal ini juga diperkuat oleh berbagai riset industri, termasuk laporan dari Google, Temasek, dan Bain & Company, yang menunjukkan bahwa lebih dari 70 persen konsumen kecantikan di Indonesia melakukan riset produk secara daring.
Bahkan, kontribusi e-commerce terhadap penjualan produk kecantikan di Asia Tenggara telah melampaui 50 persen, menandakan pergeseran besar dari kanal offline ke digital. Menjawab tren tersebut, Innisfree kini mengadopsi pendekatan omnichannel.
Baca Juga:Rahasia Kulit Glowing Yerin Ha Pemeran Utama Bridgerton 4, Ini Dia Produk K-Beauty Favoritnya
Produk-produknya tetap bisa diakses melalui official store di berbagai marketplace, serta jaringan ritel seperti Sociolla dan Watsons. Strategi ini memungkinkan brand tetap hadir secara fisik, namun melalui kemitraan yang lebih fleksibel.
“Perilaku konsumen yang semakin digital menjadi pertimbangan utama kami dalam memperkuat kanal online, tanpa menghilangkan akses offline,” tambah Angeline.
Sejalan dengan perubahan distribusi, Innisfree juga terus berinovasi dalam pengembangan produk. Salah satunya melalui peluncuran rangkaian Green Tea Milk Essence & Ceramide Cream yang mulai diperkenalkan secara global sejak November 2025.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022