President EO Indonesia East periode 2024-2025 Dietmar Dutilleux (kanan) berbincang dengan Pro Vice-Chancellor and Provost, Western Sydney University Indonesia Amir (kiri). (Billy/Jawa Pos)
JawaPos.com – Pengusaha Indonesia terus beradaptasi dengan tren industri yang berubah cepat. Untuk memperkuat aspek sumber daya manusia (SDM), Entrepreneurs’ Organization (EO) Indonesia East Chapter menjalin kerja sama dengan Western Sydney University Indonesia (WSUI).
Presiden EO Indonesia East Chapter 2024–2025, Dietmar Dutilleux, mengatakan, Letter of Intent (LOI) yang ditandatangani akan menjadi dasar kolaborasi strategis dalam bidang kewirausahaan, inovasi, dan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri di Indonesia.
“Ini bukan sekadar pertimbangan, ini adalah kebutuhan mendesak agar dunia usaha dan pendidikan berjalan seiring,” ujar Dietmar saat penandatanganan kerja sama, Rabu (23/4).
Kerja sama ini akan mencakup sembilan area utama. Di antaranya, keikutsertaan narasumber dari EO dalam penyelenggaraan lokakarya, program magang mahasiswa WSUI di lingkungan EO, kolaborasi riset, pengembangan inkubasi startup, serta pembukaan kanal rekrutmen talenta.
“Pengusaha akan mendapatkan akses ke fasilitas akademik WSUI, sedangkan mahasiswa WSUI akan memperoleh real-world business insights dan mentorship dari jaringan pengusaha kami,” imbuh Dietmar.
Penandatanganan LOI termasuk untun program magang mahasiswa WSUI di lingkungan EO.
Penanda tanganan LOI ini juga di disaksikan oleh Anne W. Sekita, sebagai Member Engagement Chair EO Indonesia East Chapter dan Caroline Gondokusumo sebagai anggota pengurus Yayasan WSUI. LOI ini akan menjadi platform dinamis untuk menciptakan solusi bersama, mendorong kepemimpinan dalam pemikiran, serta memperluas akses terhadap pembelajaran dan jejaring yang bermakna.
Sementara itu, Pro Vice-Chancellor dan Provost WSU Indonesia, Amir Mahmood, menyatakan bahwa kemitraan ini menegaskan komitmen WSUI untuk menjadi pusat kemitraan industri (Industry Partnership Hub) di Indonesia.
“Kuantitas dan kualitas SDM menjadi faktor krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di Jawa Timur. Kolaborasi ini akan mendorong inovasi di sektor digital, pertanian modern (agri-tech), dan energi,” jelas Amir.
Ia menambahkan, WSUI juga memiliki program studi yang mendukung kebutuhan di bidang energi, gas, manufaktur, serta digitalisasi industri. Melalui kerja sama ini, WSUI ingin membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan, berbasis kebutuhan nyata industri.
“Kolaborasi ini diharapkan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, tidak hanya untuk dunia pendidikan, tetapi juga untuk penguatan perekonomian nasional,” tutup Amir.
Penandatanganan LOI termasuk untun program magang mahasiswa WSUI di lingkungan EO.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
