
Ilustrasi Cyber Breaker Season 3 siap diselenggarakan. (Istimewa)
JawaPos.com–Kebutuhan talenta di bidang keamanan siber di Indonesia terus meningkat. Hal tersebut sejalan dengan pesatnya transformasi digital dan tingginya ancaman serangan siber.
Namun, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten di bidang tersebut masih menjadi tantangan besar. Di tengah kesenjangan tersebut, program Cyber Breaker 2026 Season 3 hadir sebagai salah satu upaya mempercepat lahirnya talenta siber baru yang siap pakai.
Program ini menjadi kelanjutan dari dua musim sebelumnya yang menunjukkan pertumbuhan signifikan. ”Pada Season 1, jumlah peserta tercatat sebanyak 137 orang, lalu melonjak menjadi 616 peserta di Season 2,” jelas penyelenggara melalui keterangannya.
Tak hanya itu, gelaran sebelumnya juga mencatat lebih dari 2,3 juta tayangan digital serta melibatkan lebih dari 44 komunitas siber dan IT di Indonesia.
Memasuki Season 3, Cyber Breaker menargetkan 1.000 pendaftar. Target ini bukan sekadar angka, tetapi bagian dari strategi memperluas jangkauan sekaligus memperkuat ekosistem talenta keamanan siber nasional.
Secara format, kompetisi tahun ini dirancang lebih terstruktur melalui dua jalur utama, yakni Cyber Breaker Development (CBD) dan Cyber Breaker Competition (CBC). Tahap CBD menjadi fondasi awal pengembangan peserta, dimulai dari level regional hingga nasional. Dari sana, tim terbaik akan melaju ke Promotion Day sebelum akhirnya tampil di panggung utama, CBC League.
Baca Juga: Cadence dan Nvidia Kembangkan AI Robotika Berbasis Simulasi Fisika untuk Percepat Pelatihan Mesin
Pendekatan bertahap ini menegaskan bahwa kompetisi tidak hanya berorientasi pada kemenangan akhir. Peserta didorong untuk membangun pengalaman, portofolio, dan reputasi di bidang keamanan siber, tiga hal yang semakin krusial di pasar kerja digital saat ini.
Selain kompetisi, aspek pengembangan keterampilan juga diperkuat melalui program Pelatihan Cyber-Gig. Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang bertujuan menyiapkan talenta siber yang adaptif terhadap kebutuhan industri.
Pelatihan ini diklaim selaras dengan tren gig economy yang mendorong munculnya pekerja lepas berbasis keahlian digital. Dalam konteks keamanan siber, peluang kerja berbasis proyek semakin terbuka lebar, baik di tingkat nasional maupun global.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
