Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Desember 2024 | 22.08 WIB

CEO Carlos Tavares Hengkang, Stellantis Batalkan PHK 1.139 Karyawan di Amerika Serikat

Stellantis. (stellantis.com) - Image

Stellantis. (stellantis.com)

JawaPos.com - Produsen otomotif Stellantis membatalkan rencana PHK terhadap 1.139 pekerjanya di pabrik Ohio. Para pekerja pun terselamatkan beberapa hari sebelum bekerja pada shift terakhir mereka. 
 
Keputusan ini diambil setelah Stellantis berpisah dengan CEO-nya, Carlos Tavares, pada awal Desember dan berupaya membatalkan sejumlah keputusan yang dibuat oleh rezim lama.
 
Seperti dilansir dari Carscoops, Rabu (25/12), salah satu keputusan yang dibatalkan itu adalah keputusan pada bulan November, yang mana awalnya Stellantis berencana memangkas jumlah shift di pabrik Toledo Toledo Assembly yang memproduksi Jeep Gladiator dari tiga menjadi dua.
 
Saat itu, Jeep mengatakan perlu memangkas jumlah pekerja di lokasi tersebut untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi persediaan. Meskipun Toledo juga membuat Jeep Wrangler, tindakan tersebut secara khusus akan menargetkan Gladiator.
 
Namun, minggu ini Stellantis mengungkapkan bahwa mereka tak akan lagi memberhentikan pekerja mulai 5 Januari. Sebagai gantinya, mereka akan melakukan penghematan melalui cara-cara alternatif.
 
 
"Seiring dengan upaya Stellantis untuk terus menilai ulang strateginya di Amerika Utara, perusahaan telah memutuskan untuk memperpanjang pemberitahuan WARN yang dikeluarkan pada bulan November untuk Pabrik Perakitan Toledo Selatan," kata produsen mobil tersebut dalam sebuah pernyataan.
 
"Akibatnya, tidak ada karyawan yang akan diberhentikan tanpa batas waktu pada tanggal 5 Januari 2025, karena pengurangan shift yang diumumkan sebelumnya. Karyawan diharapkan untuk kembali bekerja sesuai jadwal setelah tahun baru,” lanjut dia.
 
Sementara itu, penjualan Jeep memang turun drastis pada tahun ini, bahkan turun 34 persen dari level puncaknya yang berkontribusi pada masalah Stellantis dengan persediaan yang membengkak. 
 
Oleh karenanya, produsen mobil itu telah menghentikan produksi Grand Cherokee dan Wrangler selama beberapa hari pada bulan September. Beberapa minggu kemudian terungkap bahwa total pembelian Stellantis telah turun 20 persen pada Q3 dibandingkan periode yang sama pada 2023.
 
Atas hal ini, Carlos Tavares telah diserang oleh dealer dan investor atas beberapa keputusannya sebelum akhirnya setuju untuk mengundurkan diri pada 1 Desember.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore