Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 November 2023 | 22.25 WIB

Daya Belanja Masyarakat Kuat, Peritel Apparel Olahraga Jangkau Surabaya

Warga Surabaya di gerai JD Sport yang baru dibuka di Pakuwon Mall Surabaya, Kamis (26/10).


JawaPos.com - Pasar Surabaya untuk industri retail sepertinya masih menarik. Hal tersebut terlihat dari ekspansi yang dilakukan peretail ke Surabaya. Salah satunya JD Sports. 

 
Direktur PT. JD Sports Fashion Indonesia Djohan Sutanto mengatakan, memilih Surabaya sebagai jaringan ke-10 di Indonesia bukan tanpa alasan.
 
''Kota Surabaya kami pandang sebagai kota yang strategis untuk perjalanan selanjutnya dari ekspansi footprint ritel JD Sports. Dan ini adalah langkah awal kami untuk hadir lebih dekat ke pelanggan di timur Pulau Jawa,'' ungkapnya di Surabaya, Kamis (26/10).

Dia berharap, keberadaan jaringan di Surabaya diharapkan bisa memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam mendapatkan lini produk-produk olahraga dan gaya hidup aktif dari merek-merek ternama.
 
 
Meski peretail aparel sport di Surabaya sudah banyak, dia yakin masih bisa bersaing dengan dari 1.900 produk pilihan. ''Kami membawa produk para pecinta sneakers saat ini, seperti Nike Dunk, adidas Samba OG, Air Jordan 1, dan masih banyak lagi,'' ungkapnya.

Pasar sports aparel memang mengakui daya tarik Surabaya. Sebelumnya, Presiden Direktur PT Cathlon Raga Indo Sanveer Gill mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir pihaknya memang fokus untuk mendirikan jaringan di wilayah Jabodetabek. Dia baru bergerak ke luar zona tersebut tahun lalu. Yakni, pembukaan gerai di Jogjakarta.

Surabaya dipilih sebagai outlet ketiga karena memang minat untuk olahraganya yang cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dari animo acara komunitas yang digelar. ’’Acara kami dalam rangka pembukaan kami sudah fully booked. Ini menbutuhkan baha komunitas olahraga dan fitness sangat tinggi di ibu kota Jatim ini,’’ jelasnya.

Dalam beberapa tahun ke depan, pihaknya menargetkan bisa membuka 20-25 toko di seluruh Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. Namun, pihaknya mengaku belum menentukan secara definitif wilayah mana saja yang akan dijangkau.
 
Baca Juga: Ranking FIFA Peserta Piala Dunia U-17 2023, Ini Posisi Indonesia

Sementara itu, Direktur Marketing Pakuwon Sutandi Purnomosidi mengatakan, okupansi pusat perbelanjaan sudah jauh membaik. Tahun ini, okupansi tennant di mall yang dikelola bisa mencapai 98 persen. Angka itu bahkan lebih baik dibanding masa pra pandemi.  

’’Secara umum 50 persen dari populasi tennant kami memang bergerak di sektor fesyen. Sedangkan FnB menjadi sektor terbesar kedua dengan 20 persen,’’ ungkapnya.
 

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore