Penyaluran air bersih untuk penyintas bencana di Aceh Tamiang beberapa hari yang lalu. (Instagram PSI)
JawaPos.com - Ada banyak lokasi yang masih terisolasi di Aceh setelah bencana banjir bandang dan longsor akhir November lalu. Baik itu di Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, dan Nagan Raya. Akibatnya bantuan sulit untuk korban sulit didistribusikan.
Akibatnya, relawan atau masyarakat yang mengirim bantuan mengalami banyak kendala. Mereka menempuh jalan darat berhari-hari, menyeberangani sungai dan memanfaatkan drone. Seperti yang dialami tim peduli Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang membentuk posko utama untuk mengirimkan bantuan bencana di Aceh.
Ketua DPW PSI Aceh Zulkarnaini Syeh Joel mengatakan, penanganan bencana di Aceh beberapa hari terakhir berlangsung dalam kondisi yang sangat menantang. Akses jalan terputus, jembatan amblas, hingga longsor di sejumlah titik membuat distribusi bantuan terhambat.
Oleh karena itu, para relawan PSI mengambil langkah tak biasa. Mereka menggunakan drone untuk mengirim bantuan ke wilayah yang tak bisa diakses kendaraan.
Zulkarnaini menerangkan, posko utama PSI di Bireuen telah menyalurkan 2,9 ton beras, minyak goreng 245 liter, telur 200 papan, air mineral 150 dus, mi instan 160 dus, susu 13 dus, roti, kue, hingga pakaian layak pakai untuk warga terdampak di Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Bireuen.
"Posko utama di Kabupaten Bireuen telah menyalurkan beras sebanyak 2,9 ton untuk korban berdampak di Aceh Tengah, Bener Meriah dan Bireuen,” katanya kepada wartawan, Kamis (11/12).
Selain distribusi logistik, relawan PSI juga membantu evakuasi warga Nagan Raya yang terjebak banjir di Aceh Tengah, sebelum dipulangkan melalui jalur darat dari Bireuen menuju Nagan Raya.
Namun, tantangan terbesar muncul di jalur distribusi. Relawan harus melintas sungai dengan jembatan yang putus di Kutablang Bireuen. Relawan harus memikul bantuan melewati jembatan amblas di Desa Teupin Mane, Kecamatan Juli.
Di Bener Meriah, perjalanan makin berat karena jalan longsor memaksa bantuan dipanggul secara manual. Puncak inovasi muncul saat bantuan harus masuk ke Aceh Tengah.
Baca Juga: PLN Minta Waktu untuk Terangi Daerah Bencana Terisolasi di Aceh Tamiang hingga Bener Meriah Aceh
"Untuk barang bantuan yang menuju Aceh Tengah, para relawan menggunakan jasa drone untuk langsir barang akibat jalan yang belum bisa di Akses,” kata Zulkarnaini.
Cara itu terbukti efektif, hingga seluruh bantuan PSI tiba selamat setelah perjalanan darat dan udara kecil selama dua hari dua malam.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
