Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri memeriksa tabung gas 12 kg yang dikirim ke Bener Meriah, Kamis (11/12). (Dok Pertamina)
JawaPos.com - PT Pertamina (Persero) mengirim bantuan 144 tabung LPG Bright Gas 12 kilogram (kg) ke Kabupaten Bener Meriah. Daerah itu merupakan salah satu lokasi terdampak bencana di wilayah Aceh Timur yang saat ini masih terisolasi.
Pengiriman itu mendapat pengawalan langsung dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri dan tim relawan Pertamina Peduli. LPG Bright Gas dikirimkan menggunakan helikopter Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan didistribusikan dengan sling load, atau kawat kuat khusus yang digantung di bawah helikopter.
Pengiriman bantuan tabung LPG Bright Gas 12 kg tu bersamaan dengan Hari Ulang Tahun PT Pertamina (Persero) ke-68 pada Rabu (10/12). "Kami mewakili Pertamina hadir di lokasi melanjutkan tugas kemanusiaan yang dijalankan beberapa waktu lalu," kata Simon di Bandar Udara Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara, Aceh.
Dia menyebut pengiriman bantuan tabung gas 12 kg itu bagian dari komitmen Pertamina mendukung percepatan distribusi energi di wilayah terdampak bencana dengan berbagai cara. Langkah itu demi masyarakat dapat beraktivitas kembali.
"Sesuai arahan Presiden Prabowo bahwa percepatan pasokan energi di wilayah terdampak harus diupayakan semaksimal mungkin dan tentu saja kami berkolaborasi dengan berbagai pihak," imbuh Simon.
Simon bersama dengan puluhan relawan Pertamina menjalankan misi kemanusiaan untuk mendukung pemulihan pasca bencana di Sumatera, baik untuk mendukung kelancaran energi maupun penyaluran bantuan kemanusiaan untuk masyarakat.
Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan, pengiriman itu merupakan bentuk kolaborasi erat dengan BNPB, TNI, Polri dan seluruh unsur terkait bersama Perwira Pertamina.
“Di lapangan, kami tidak bekerja sendiri. Upaya mempercepat distribusi LPG ke Bener Meriah ini bisa terjadi karena gotong royong dan koordinasi yang kuat, sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,"ujarnya.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri memeriksa tabung gas 12 kg yang dikirim ke Bener Meriah, Kamis (11/12). (Dok Pertamina)
Sejak bencana melanda wilayah Sumatera, Pertamina mengupayakan pendistribusian BBM dan LPG dengan strategi Alternatif dan Emergency. Alternatifnya dengan melakukan alih jalur distribusi dan pasokan untuk mengatasi kendala infrastruktur jalan darat yang terdampak.
Selain itu, Emergency dengan mengerahkan seluruh moda transportasi baik jalur laut dan udara untuk menjangkau wilayah terdampak bencana, terutama untuk wilayah terisolasi. Salah satunya pengiriman Solar dan LPG menggunakan pesawat perintis charter ke Kabupaten Benar Meriah, serta melalui jalur laut untuk wilayah Sibolga.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
