
Babe Bambang Pranoto (kiri) saat berbincang dengan wartawan. (istimewa)
JawaPos.com - Merek Minyak Herbal Kutus Kutus belakangan mencuat setelah muncul gugatan hukum kepemilikan merek diajukan Bambang Pranoto alias Babe Bambang, sang pencipta awal.
Babe Bambang yang kini telah melahirkan merek minyak herbal baru, Sanga Sanga pun lantas melakukan klarifikasi agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan akurat terkait polemik itu. "Saya adalah pencipta asli dari racikan Minyak Kutus Kutus," kata Babe Bambang, Senin 3 Maret 2025.
Ia bercerita, sejak pertama kali ditemukan, minyak herbal ini telah membantu banyak orang, termasuk dirinya sendiri yang berhasil pulih dari kondisi lumpuh berkat ramuan alami yang diraciknya.
"Sejak tahun 2013, Minyak Kutus Kutus telah dikenal luas karena khasiatnya yang luar biasa bagi kesehatan," kata dia.
Namun, dalam perjalanannya, merek ini, kata dia, justru kepemilikannya didaftarkan pihak lain sehingga Babe Bambang akhirnya menggugatnya.
Gugatan ini diajukan berdasarkan beberapa alasan utama, yakni mengembalikan Kutus Kutus sebagai Warisan Sejarah.
"Pertama, karena saya ingin memastikan bahwa Kutus Kutus dalam huruf Latin tetap menjadi bagian dari sejarah dan diakui sebagai racikan asli serta warisan yang telah saya ciptakan," kata Bambang.
Sebagai pencipta, peracik, dan pelopor Kutus Kutus, Babe Bambang ingin mengembalikan legacy yang telah dibangun dengan penuh dedikasi.
Alasan kedua, Babe Bambang menggugat karena berupaya menjaga reputasi dan kualitas merek.
Sebab, Kutus Kutus telah menjadi merek herbal terpercaya selama lebih dari 10 tahun, membantu kesehatan banyak orang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa reputasi dan kualitas produk tetap terjaga dan tidak disalahgunakan oleh pihak lain," kata dia.
Sedangkan alasan ketiga, adanya tindakan tidak beritikad baik.
Pihak penggugat telah mengirimkan somasi sebanyak dua kali kepada Babe Bambang serta beberapa reseller, e-commerce, dan platform media sosial, sehingga menghambat produksi dan penjualan Kutus Kutus dengan aksara Bali.
"Padahal, transformasi ini sudah dilakukan dengan perubahan logo yang jauh berbeda dari versi lama," kata dia.
Alasan terakhir, kata Babe Bambang, karena adanya permintaan sejumlah uang yang tidak wajar kepada Babe Bambang jika ingin tetap menggunakan merek Kutus Kutus. "Hal ini menjadi salah satu alasan kuat di balik gugatan yang diajukan," kata dia.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
