
Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik (keempat dari kanan) usai melakukan penanaman pohon di area kerja Kideco, di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. (Istimewa)
JawaPos.com–Perusahaan tambang, menurut Pj Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik, telah memberikan dampak positif kepada kelestarian lingkungan. Selain itu, perusahaan tambang juga telah memberi dampak yang positif kepada kesejahteraan masyarakat sekitar.
Akmal Malik mengatakan, pihaknya mengapresiasi perusahaan-perusahaan tambang yang konsisten memberikan dampak kepada lingkungan dan masyarakat di wilayah Kalimantan Timur.
”Kehadiran perusahaan tambang, memberikan dampak positif, dan kesejahteraan masyarakat, termasuk melakukan pengelolaan lingkungan di sekitarnya,” ujar Akmal Malik.
Pj Gubernur Kalimantan Timur didampingi Muspida, Muspika, serta tokoh masyarakat meninjau area budi daya madu kelulut di dalam kawasan nursery Kideco. Selai itu, rombongan juga meninjau Samurangau Eco Park, yang merupakan kawasan hutan wisata seluas empat puluh lima hektare dan meninjau acara penanaman pohon.
Samurangau Eco Park, adalah tempat wisata yang mengusung konsep agro eduwisata, yang dibangun pada 2021 dan dibuka untuk umum pada 2022. Samurangau Eco Park di Desa Samurangau, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, memiliki tiga zona utama yaitu zona sejarah, zona alam, dan zona budaya.
Di dalam zona-zona tersebut pengunjung dapat melihat beberapa objek seperti makam tua, gua karst, ekosistem hutan tropis, fasilitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), hingga bangunan tradisional khas Kalimantan Timur.
Samurangau Eco Park, area budi daya madu kelulut, reklamasi area tambang, serta program penghijauan, adalah bentuk dari penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik, serta penerapan dari prinsip ESG (Environment, Social, and Governance) oleh Kideco.
Direktur Utama Kideco Muhammad Kurnia Ariawan menyampaikan, pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga kelestarian lingkungan serta menyejahterakan masyarakat. Samurangau Eco Park yang kini pengelolaannya sudah diserahkan ke masyarakat, adalah salah satu bentuk komitmen tersebut.
”Samurangau Eco Park dibangun Kideco bersama pemerintah Desa Samurangau. Pengelolaannya diserahkan sepenuhnya ke masyarakat,” terang Muhammad Kurnia Ariawan.
Kideco, lanjut dia, terus memperhatikan aspek kelestarian lingkungan. Berbagai upaya terus dilakukan, mulai yang berada di dalam area operasional, sampai dengan area sekitar, di luar lokasi kerja.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
