Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Juli 2024 | 03.18 WIB

BBKSDA Tindak Lanjuti Laporan Pekerja Tewas Diterkam Harimau di Siak

Tangkapan layar seekor harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di areal perkebunan warga, di Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). (Antara). - Image

Tangkapan layar seekor harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di areal perkebunan warga, di Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). (Antara).

JawaPos.com–Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menindaklanjuti laporan seorang pekerja tewas diduga diterkam harimau Sumatera di Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

Kepala BBKSDA Riau Gennman Hasibuan membenarkan adanya konflik antara manusia dan harimau hingga menyebabkan korban jiwa. Timnya sudah ditugaskan ke lokasi peristiwa yang terjadi pada Selasa (16/7) pukul 23.30 WIB.

”Benar, memang tadi malam ada kejadian karyawan kebun yang berkonflik dengan Si Belang hingga jatuh korban jiwa dan saat ini tim BBKSDA Riau sedang menanganinya di tempat kejadian perkara,” kata Gennman Hasibuan seperti dilansir dari Antara.

Tim lanjut dia sudah mengunjungi rumah duka dan ⁠berkoordinasi dengan para pihak terkait. Selain itu juga dilakukan pengecekan, analisis, dan penanganan lanjutan atas hasil analisis yang dilakukan.

”Tim ⁠patroli bersama untuk memberikan rasa aman untuk beberapa waktu ke depan di sekitar TKP,” ujar Gennman Hasibuan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Siak Heriyanto menyebut lokasi persisnya di daerah jalan lintas arah ke Koridor PT RAPP tepatnya RT 03 RK 04 Dusun 2 Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit.

”Benar, telah terjadi peristiwa HS menerkam seorang pekerja sawit milik Tomi. Kondisi korban meninggal. Saat ini korban masih di lokasi di rumah pondok tempat tinggal pekerja,” ujar Heriyanto.

Korban laki-laki atas nama Yosania Zega, 43, warga Desa Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Siak. Saat ini, BPBD Siak juga telah menurunkan Tim Animal Rescue Damkar untuk bergabung dengan BBKSDA Riau.

”Kami mengimbau agar warga yang melakukan aktivitas di area konflik harimau dan manusia tersebut agar berhati-hati. Sebisanya menjauhi area tersebut apalagi di malam hari,” ucap Heriyanto.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore