Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Maret 2024 | 17.20 WIB

11 Proyek Strategis Daerah Kabupaten Mojokerto 2024 Ini Bakal Dikawal Langsung oleh Kejari, Apa Saja?

Bupati Ikfina Fahmawati bersama Kajari Kabupaten Mojokerto Endang Tirtana usai penandatanganan pakta integritas pengamanan proyek strategis daerah oleh Tim PPS kejari dan kepala OPD. - Image

Bupati Ikfina Fahmawati bersama Kajari Kabupaten Mojokerto Endang Tirtana usai penandatanganan pakta integritas pengamanan proyek strategis daerah oleh Tim PPS kejari dan kepala OPD.

JawaPos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto gandeng Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto untuk melakukan penandatanganan pakta integritas pengamanan pembangunan 11 paket proyek strategis daerah pada 2024. 

Dilansir Radar Mojokerto (JawaPos Grup), Jumat (8/3), sebelas paket proyek strategis daerah yang bakal dikawal aparat penegak hukum (APH) itu memiliki anggaran total Rp 63,383 miliar.

Bupati Ikfina Fahmawati menegaskan, penetapan 11 paket proyek strategis daerah itu sebagai upaya pemerintah melakukan percepatan pembangunan.

Ikfina menganggap, proyek tersebut mampu memulihkan dan menumbuhkan ekonomi masyarakat. Menurutnya, proyek strategis itu juga tertuang dalam surat keputusan Bupati Mojokerto.

’’Dalam SK ini ada 11 paket proyek strategis yang pekerjaannya ini ada di empat OPD di lingkungan Pemkab Mojokerto,’’ ungkapnya.

Dari 11 proyek itu, menurutnya yang paling banyak terdapat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dengan jumlah enam paket. 

Diantaranya, pembangunan Jembatan Talunbrak di Kecamatan Dawarblandong sebesar Rp 14 miliar, dan rekonstruksi ruas jalan Jasem-Tanjangrono, Ngoro sebesar Rp 10,260 miliar.

Lalu, pemeliharaan berkala jalan Lebaksono-Slepi Rp 6,8 miliar, dan pemeliharaan berkala jalan Pandanarum-Cembor sebesar Rp 5,497 miliar.

Disusul dengan pembangunan jembatan Purworejo Rp 5,399 miliar dan pemeliharaan berkala jalan Pacing-Pacet Rp 4,535 miliar.

Tak hanya itu, proyek pembangunan jembatan Kedungudi, Trawas senilai Rp 2,236 miliar juga masuk kedalam proyek strategis tersebut. 

Selanjutnya, pada dinas pendidikan ada dua paket. Masing-masingnya, pembangunan pagar SMPN 1 Trowulan Rp 1,597 miliar dan pembangunan Gedung TKNP II Dlanggu Rp 1,417 miliar. 

Adapun proyek penghubung antargedung RSUD Prof dr Soekandar akan dianggarkan dana sebesar Rp 10 miliar. Sementara itu, di dinas kesehatan, terdapat pembangunan lantai II Puskesmas Dawarblandong senilai Rp 1,550 miliar.

’’Penetapan proyek strategis ini untuk mendukung terwujudnya percepatan pembangunan. Sehingga asas manfaatnya bisa cepat dirasakan masyarakat dan memberikan multiefek bagi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Mojokerto,’’ jelasnya.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore