Tanggul Sungai Brangkal di Dusun Sambirejo, Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto yang ambrol diterjang derasnya arus air pada hari Rabu (6/3).
JawaPos.com – Sejumlah tanggul sungai yang masing-masing terdapat di Kecamatan Sooko dan Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto mengalami ambrol yang cukup parah.
Ambrolnya tanggul penahan banjir itu terjadi di Sungai Brangkal Desa Wringinrejo dan Sambiroto, Kecamatan Sooko sepanjang 30 meter, serta di Sungai Sadar Desa Kedunggempol, Kecamatan Mojosari sepanjang 20 meter.
Tanggul Sungai Brangkal di Desa Wringinrejo dan Sambiroto ambrol pada Rabu (6/3) pagi, sedangkan tanggul Sungai Sadar ambrol pada Rabu (6/3) dini hari.
Kedua tanggul sungai itu ambrol lantaran tergerus derasnya arus air sungai yang meningkat setelah diguyur hujan lebat sejak Selasa (5/3) petang.
Warga yang tinggal di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Brangkal mengaku pertama kali mengetahui ambrolnya tanggul itu sekitar pukul 10.30 WIB.
Ketika itu, warga langsung mengecek ke lokasi setelah mendengar suara gemuruh dari DAS Brangkal tersebut dan ternyata dinding beton setinggi lima meter dengan Panjang 30 meter di sisi utara sudah ambrol.
“Pada Selasa (5/2) kemarin ada warga yang berjaga di lokasi. Memang tinggi airnya, tapi tidak ada tanda retak di tanggul. Tadi waktu ambrol airnya sudah mulai surut,” ujar Kepala Desa Wringinrejo Suhartono seperti dilansir dari Radar Mojokerto (JawaPos Group).
Tanggul penahan banjir di bibir sungai DAS Brangkal itu ambrol diduga akibat tergerus arus air yang deras. Derasnya arus saat debit air sungai meningkat membuat tanggul yang terbuat dari beton dan dibangun lebih dari empat tahun lalu itu terkikis.
“Kemungkinan besar karena tergerus banjir itu. Tanahnya gerak karena temboknya sudah tidak kuat menahan,” ungkap Suhartono.
Ia mengatakan bahwa masalah tanggul yang ambrol itu kini telah ditangani oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Petugas dari BBWS telah mengecek lokasi dan memberikan bantuan sementara berupa karung agar tanggul tidak semakin kritis.
“Sudah ada petugas BBWS yang mengecek, kalua BPBD belum ada. Nanti karung itu kita akan kerja bakti pakai diisi pasir dan ditata di tanggul yang ambrol,” kata dia.
Selain di Kelurahan Wringinrejo, tanggul penahan banjir DAS Brangkal yang ambrol juga terjadi di Desa Sambiroto.
Tembok beton penahan banjir sepanjang 30 meter di RT 2 RW 1 itu ambrol juga disebabkan oleh derasnya arus air. Kepala Desa Sambiroto Ahmad Farid Ainul Awin mengatakan bahwa tembok ambrol usai hujan deras.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
