Wisata Guhung Kelud. (Tripadvisor)
JawaPos.com - Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) mematok target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp3,5 miliar pada tahun 2024.
“Tahun ini target PAD Rp 3,5 miliar,” terang Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Adi Suwignyo melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi Wisata Sabila Rosad dilansir dari Radar Kediri, Kamis (22/2).
Target tersebut mengalami angka konstan dengan tahun 2023 yang juga ditargetkan sekitar Rp3,5 miliar. Meski pada realisasi tahun lalu masih mencapai Rp3,4 miliar, namun pemerintah daerah optimis dapat melampaui target yang ditetapkan.
Dengan ada target tersebut kini Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri harus bekerja keras. Karena target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tak main-main. Mencapai miliaran rupiah.
Diakui Adi Suwignyo, pihaknya mengaku target pendapatan daerah itu berkaca pada capaian PAD tahun lalu mengalami kenaikan angka target cukup signifikan. Dengan semakin besar PAD maka menunjukkan bahwa suatu daerah mampu melaksanakan desentralisasi fiskal.
Tentu angka tersebut tak bisa dibilang kecil. Karena di tahun lalu, Disparbud belum dapat memenuhi target yang ditetapkan. PAD dari sektor wisata baru terkumpul Rp 3,4 miliar. Artinya masih ada kekurangan sekitar Rp 100 juta.
Namun pihak pemkab mengatakan bahwa sangat percaya diri untuk mencapai target tersebut walaupun hingga miliaran rupiah.
Pihak pemkab, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi Wisata Sabila Rosad juga mengatakan bahwa pemerintah juga pernah mengumpulkan PAD hingga Rp 5 miliar rupiah.
Peningkatan target PAD juga mengingatkan tentang potensi wilayah Kabupaten Kediri yang semakin diminati oleh wisatawan untuk menikmati hari libur. Terlebih, kehadiran Bandara Internasional Dhoho Kediri dinilai akan meningkatkan pendapatan daerah disertai pengembangan sektor pariwisata.
Rosad mengatakan, PAD pariwisata terus bertambah untuk tiap tahunnya. Karena di tahun 2022, target PAD pariwisata hanya Rp 2,2 miliar. Di tahun itu Disparbud berhasil memperoleh PAD hingga Rp 2,57 miliar. “Semoga di tahun ini dapat terus naik. Kalau bisa sampai mencapai target,” tandasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
