Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 November 2022 | 13.11 WIB

Legislator Minta Pemkot Medan Salurkan Tunjangan Guru Rp 195,5 Miliar

Ilustrasi guru PAUD. Antara - Image

Ilustrasi guru PAUD. Antara

JawaPos.com–Anggota DPRD Kota Medan minta Pemerintah Kota Medan segera menyalurkan tunjangan profesi guru sebesar Rp 195,5 miliar lebih. Tunjangan profesi maupun tambahan penghasilan supaya disalurkan merata dan tepat waktu serta tidak dilakukan pemotongan oleh pejabat terkait di Pemkot Medan.

Anggota DPRD Kota Medan Robi Barus mengatakan, ada juga tambahan penghasilan guru sebesar Rp5,8 miliar harus dicairkan bulan ini atau paling lambat Desember tahun ini. Sebab kedua tunjangan itu merupakan pembayaran terakhir sebelum dihapus pada 2023, jika Rancangan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional terbaru diterima DPR.

”Anggaran sebesar Rp195,5 miliar lebih untuk tunjangan profesi guru di Kota Medan agar disalurkan secara benar. Ini bisa meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Kota Medan, sehingga Dinas Pendidikan harus tetap memprioritaskan kesejahteraan guru, baik guru PNS maupun non PNS,” kata Robi seperti dilansir dari Antara di Medan.

Para guru di ibu kota Provinsi Sumatera Utara berhak menerima tunjangan profesi guru 2022 bila sudah lolos sertifikasi mendapatkan sertifikat pendidik. ”Kami mendorong supaya para guru tetap semangat mengemban tugas tenaga pendidik, khususnya di Kota Medan,” tutur Robi, politikus PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution terus mendata guru penggerak memenuhi sejuta aparatur sipil negara (ASN) pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). ”Semua dari kita harus bergotong royong agar target kita, yakni satu juta guru diangkat menjadi ASN PPPK terwujud,” kata Bobby.

Wali kota mengaku, saat ini dari pendataan guru penggerak di Kota Medan sebanyak 1.713 guru PPPK yang akan didaftarkan ke Kemendikbudristek lewat program ASN PPPK. Sebanyak 1.713 guru PPPK itu terdiri atas 622 orang dilantik menjadi guru PPPK tahap I formasi 2021 di Medan, Selasa (24/5), dan 1.051 orang tahap II formasi 2021 di Medan, Selasa (14/6).

Wali kota mengatakan, Kemendikbudristek juga terus membuka kesempatan tenaga pendidik mengikuti program guru penggerak, karena berbeda program pendidikan selama ini. Sebab, program guru penggerak bertujuan untuk menghasilkan generasi baru kepemimpinan pendidikan Indonesia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore