JawaPos.com - Peristiwa kecelakaan kembali terjadi di perlintasan kereta api, tepatnya di Desa Janti, Papar, Kediri.
Kecelakaan tersebut, diketahui melibatkan korban bernama Srianto selaku Kepala Dusun (Kasun) Kayenkidul, Desa Kayenkidul, Papar, Kediri.
Akibar kejadian nahas pada Rabu (7/2) kemarin, Srianto yang mengendarai motor Honda Vario mengalami luka-luka di kaki dan punggungnya.
Melansir dari Radar Kediri (Jawa Pos Group) pada Kamis (8/2), kecelakaan di perlintasan kereta api yang menimpa Srianto tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB.
Saat itu, Srianto yang melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Pesantren, Desa Janti, Papar ini berkendara dari arah barat.
Diduga, Srianto yang saat itu mengendarai motor bernopol AG 6820 EM, tidak melihat KA Rapih Dhoho yang melaju dari arah utara.
"Nggak tahu karena terburu-buru atau gimana, dia tidak tahu kalau ada kereta dari arah utara. Relnya kan juga nikung, jadi memang kalau belum dekat rel gitu tidak terlihat kalau ada kereta," kata Sumijan, 60, salah satu warga yang tinggal di dekat perlintasan KA.
Ketika hendak menyeberang, Sumijan mengatakan bahwa saat itu kerabatnya yang kebetulan di depan rumah sudah mengingatkan Srianto.
"Enek sepur liwat! (Ada kereta lewat!)" ungkap Sumijan menirukan peringatan kerabatnya kepada Srianto.
Namun teriakan tersebut sepertinya tidak terdengar oleh Srianto, padahal beberapa saat kemudian kereta juga sudah beberapa kali membunyikan bel.
Akhirnya benturan pun tak terhindarkan dan badan kereta api menyerempet bagian belakang motor yang dikendarai Srianto hingga membuatnya terpental.
"Mungkin ketika dia sudah naik rel baru tahu (kalau ada kereta, Red) jadi dia langsung gas motornya. Yang tertabrak (KA, Red) motornya bagian belakang," terang Sumijan sembari menunjukkan rambu-rambu di perlintasan yang bengkok akibat benturan dengan motor Srianto.
Akibat dari insiden kecelakaan tersebut, Srianto mengalami luka parah di bagian kaki dan punggung. Meski demikian, menurut Sumijan, Srianto masih dalam kondisi sadar.
"Warga langsung membantu mengangkat korban ke pinggir," jelas Sumijan.
Sementara itu, Kapolsek Papar Iptu Djuri Winarto melalui Kepala SPKT Aiptu Sukirno membenarkan adanya peristiwa kecelakaan di perlintasan kereta api tersebut.
Dia menyebutkan bahwa saat itu Srianto langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Kediri (RSKK) untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
"Tadi (kemarin, Red) korban juga sudah di-scan, namun belum dapat hasil scan-nya. Kalau luka yang nampak dibagian kaki dan punggungnya karena kena tiang pembatas," paparnya.
***