
Petugas Dinsos Surabaya salurkan bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BLT BBM) secara door to door kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Surabaya, Sabtu (3/9). Diskominfo Surabaya/Antara
JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan program perlindungan sosial dampak inflasi dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Program perlindungan sosial yang diluncurkan Pemprov Jatim itu guna meringankan beban masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM.
Gubernur menjelaskan, berbagai skema pembiayaan untuk program perlindungan sosial ekonomi juga dilakukan untuk mengantisipasi inflasi pasca kebijakan kenaikan harga BBM. Sebab, itu dikhawatirkan membuat daya beli masyarakat melemah.
”Ada beberapa hal yang kita ingin bangun komitmen dan program aksi bersama untuk bisa menyegerakan pengendalian inflasi dalam berbagai bentuk bantalan ekonomi dan bantalan sosial. Tentunya ini diharapkan bisa membangun semangat kita untuk bisa mewujudkan optimisme Jatim Bangkit,” kata Khofifah, Minggu (18/9).
Ditegaskan Gubernur Khofifah, skema pembiayaan yang digelontorkan Pemprov Jatim total Rp 257 miliar. Total anggaran tersebut tersebar dalam banyak program.
”Ada berbagai program bantalan sosial dan perlindungan sosial yang kita luncurkan. Semoga bisa menjadi penguat sektor-sektor yang terdampak,” tegas Gubernur Khofifah.
Secara khusus Gubernur Khofifah juga meminta bupati/wali kota untuk melakukan koordinasi secara intensif dengan seluruh jajaran untuk melakukan langkah-langkah strategis. Sebab, ada kekhawatiran penyesuaian harga di beberapa daerah yang sangat fluktuatif.
Menurut dia, hal itu akan berpotensi membuat daya beli masyarakat turun. Daya beli turun dan tidak diantisipasi, kemiskinan potensial bisa bertambah.
”Mari kita antisipasi semua situasi ini dengan baik sehingga daya beli masyarakat tetap tinggi, salah satunya melalui bantalan-bantalan ekonomi dan sosial ini. Itulah kenapa kita meluncurkan total ada Rp 257 miliar untuk bantalan ekonomi dan bantalan sosial di dalam proses pengendalian inflasi di Jawa Timur,” kata Khofifah.
Khofifah juga meminta bupati/wali kota membangun komunikasi dan koordinasi dengan BPS. Serta berkoordinasi dengan camat di masing-masing kabupaten/kota.
”Tolong panjenengan timbali kepala desa dan lurah di masing-masing kabupaten/kota. Komunikasi dan koordinasi harus dibangun karena ini akan memberikan penguatan dari input satu data Indonesia. Ini menjadi bagian yang sangat penting karena pertama kali dilakukan selama Indonesia ada, karena anggarannya besar dan ini anggaran pusat,” jelas Khofifah.
”Sekali lagi kami mohon bupati/wali kota supaya proses pengendalian inflasi dan upaya menjaga daya beli masyarakat sehingga kemiskinan tetap dapat kita turunkan,” tambah Khofifah.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
