Rekaman CCTV Pengadilan Negeri Magetan yang menunjukkan terdakwa kasus pencabulan kabur dari ruang sel PN Magetan pada Selasa (23/1) siang. (Radarmadiun)
JawaPos.com – Seorang tahanan bernama Wisnu Wijaya berhasil kabur dari ruang sel Pengadilan Negeri (PN) Magetan pada hari Selasa (23/1) siang. Diketahui ia merupakan terdakwa kasus pencabulan dan sedang menjalani pemeriksaan saksi atas perbuatannya.
Dilansir dari Radar Madiun (JawaPos Group) Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan Moh. Andy Sofyan menyampaikan bahwa Wisnu didakwa atas kasus pencabulan terhadap anak tirinya yang dilakukan pada Oktober tahun lalu dan mengakibatkan korban hamil.
Andy mengatakan bahwa Wisnu merupakan tahanan asal Manisrejo, Karangrejo, Magetan. Sebelum melakukan aksi kaburnya ia sempat menjalani sidang pemeriksaan saksi dan terdakwa lebih dulu di Pengadilan Negeri Magetan.
Aksi kabur Wisnu itu sempat terekam oleh kamera CCTV PN Magetan. Dari rekaman CCTV itu diketahui bahwa terdakwa selesai menjalani sidang dan diantar menuju ruang sel pada sekitar pukul 11.20 WIB.
“Pengamanan persidangan dilakukan oleh dua orang dari pihak kepolisian dan dua orang pengawal tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan” ujarnya.
Pintu sel diyakini sudah terkunci oleh petugas keamanan yang mengantar terdakwa. Namun, pada sekitar pukul 12.57 terdakwa berhasil membuka kunci pintu tahanan. Hal itu karena diduga terdakwa sudah menyiapkan alat untuk membuka gembok pintu sel.
Baca Juga: Santriwati Korban Kiai Bawean Ungkap Modus Pencabulan, Paksa Pijat Kemaluan hingga Coba Menciumnya
“Kemungkinan ia membuka gembok pintu sel menggunakan sebuah alat” kata Andy.
Terdakwa kabur dalam kondisi sepi yakni sekitar pukul 13.00 WIB dengan berhasil membuka gembok dan langsung melepas kemeja putih yang dikenakannya saat sidang. Ia lalu mengganti kemeja putih itu dengan baju hitam yang digunakannya sebagai dalaman.
Setelah itu terdakwa mulai berjalan menuju samping kiri pintu keluar PN dan kabur melewati kantor pajak lalu menuju jalan raya. Aksi kabur pelaku sempat dilihat sekuriti Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan(KP2KP) yang bersebelahan lokasinya dengan PN.
Baca Juga: Kasus Pencabulan Tiga Santriwati di Bawean: Anak Sering Telepon, Minta Segera Dijemput dari Pondok
Karena merasa curiga, sekuriti kantor pajak langsung melapor ke petugas keamanan PN Magetan atas apa yang dilihat sebelumnya. Petugas keamanan PN lalu mencoba memastikan ke ruang sel, ternyata memang pintu sel sudah terbuka dan terdakwa sudah tidak ada di sana.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
