
Kapolresta Cirebon Kombespol Arif Budiman (kiri) melepas tim urai untuk mengantisipasi kemacetan di Cirebon, Senin (25/4). Khaerul Izan/Antara
JawaPos.com–Satlantas Polres Cirebon Kota, Polda Jawa Barat, mulai Senin (25/4) menutup tempat putar balik kendaraan di Jalur Pantai Utara (Pantura). Kebijakan itu untuk memperlancar arus mudik Lebaran.
”Untuk U trun (putar balik) di Jalur Pantura akan kami tutup mulai Senin (25/4),” kata Kasatlantas Polres Cirebon Kota AKP Triyono Raharja seperti dilansir dari Antara di Cirebon.
Triyono mengatakan, penutupan putar balik kendaraan di Jalur Pantura, dilakukan untuk memperlancar laju kendaraan para pemudik yang melintas di daerah tersebut. Penutupan dilakukan secara bertahap dengan melihat kondisi arus lalu lintas kendaraan pemudik.
”Ketika sudah mengalami kepadatan nanti semua putar balik kecil ditutup. Kami lihat kondisi di lapangan. Penutupan dilakukan secara bertahap,” ujar Triyono Raharja.
Menurut Triyono, selain menutup putar balik kendaraan di Jalur Pantura, pihaknya juga akan menutup dua perempatan Jalur Pantura yang terlalu berdekatan agar semua bisa lancar.
”Ada dua lampu merah yang akan kami tutup, yaitu di sekitar Jalan Evakuasi dan Cideng,” terang Triyono Raharja.
Saat ini, Triyono menambahkan, arus lalu lintas di Jalur Pantura Cirebon masih terpantau landai. Hanya ada beberapa pengendara motor pemudik yang melintas.
”Sampai saat ini masih landai, tidak terlalu padat, dan dipastikan masih lancar,” tutur Triyono Raharja.
Sementara itu, Polresta Cirebon kerahkan tiga tim pengurai untuk mengantisipasi kemacetan saat mudik Lebaran. Tim akan bertugas di jalan tol maupun jalur pantai utara atau pantura.
”Ada tiga tim urai yang kami kerahkan selama arus mudik dan balik Lebaran 2022,” kata Kapolresta Cirebon Kombespol Arif Budiman.
Arif menjelaskan, tiga tim pengurai tersebut terdiri atas 35 personel yang akan membantu mengurangi kemacetan kendaraan para pemudik. Tiga tim urai tersebut ditempatkan di jalur pantura perbatasan Kabupaten Indramayu sampai wilayah hukum Polres Cirebon Kota, kemudian di jalan tol dari Majalengka sampai perbatasan Jawa Tengah.
”Satu tim lagi kami tempatkan di sepanjang jalur arteri pantura perbatasan Polres Cirebon Kota sampai dengan Losari,” tutur Arif Budiman.
Arif menambahkan, masing-masing tim terdiri atas 20 personel untuk dua tim yang bertugas di pantura dan 15 personel bertugas di jalan tol. Tim tersebut akan bekerja ketika terjadi penumpukan kendaraan para pemudik. Baik karena pasar tumpah maupun insiden kecelakaan yang mengakibatkan kemacetan.
”Tiga tim ini semuanya merupakan anggota Polresta Cirebon yang menggunakan kendaraan motor, karena bisa terus bergerak untuk mengantisipasi kepadatan. Tim ini untuk mengantisipasi apabila terjadi kendaraan mogok, pasar tumpah, dan sebagainya yang mengakibatkan kemacetan,” ucap Arif Budiman.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
