Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 30 November 2025 | 06.07 WIB

Dua Orang Meninggal dalam Kecelakaan Beruntun 13 Kendaraan di Karawang

Sebuah kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di Karawang. (Polres Karawang/Antara) - Image

Sebuah kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di Karawang. (Polres Karawang/Antara)

JawaPos.com–Dua orang dikabarkan meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan 13 kendaraan. Peristiwa terjadi di sebuah lampu merah jalan Raya Arteri Kabupaten Karawang, Sabtu (29/11).

”Kecelakaan beruntun itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia, dan lima orang lainnya mengalami luka-luka,” kata Kasie Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan seperti dilansir dari Antara di Karawang, Sabtu (29/11).

Para korban dievakuasi ke Rumah Sakit Karya Husada Cikampek untuk mendapatkan penanganan medis. Salah seorang korban meninggal adalah Lilis Suryani, pengendara motor yang tertabrak dari belakang. Sementara seorang anak berusia 3 tahun, mengalami luka ringan.

Wildan menyampaikan, kecelakaan terjadi ketika sebuah truk wing box bernopol D 9326 YU yang melaju dari arah Cikampek menuju Karawang gagal berhenti saat mendekati lampu merah di wilayah Cikampek.

”Truk tersebut menabrak kendaraan Ayla yang sedang berhenti, lalu mendorongnya hingga menghantam kendaraan lain di depan. Dampaknya beruntun mengenai mobil dan motor yang sama-sama menunggu lampu hijau,” beber Cep Wildan.

Benturan keras itu memicu rentetan tabrakan berlapis yang melibatkan mobil Xenia, Grandmax, angkot, light truck, serta motor dari berbagai jenis mulai dari Vixion, Vario, Aerox, Beat, Karisma, hingga motor tanpa pelat nomor. Aparat kepolisian dari Satlantas Polres Karawang mencatat sedikitnya 13 kendaraan mengalami kerusakan akibat kecelakaan itu.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi menduga penyebab kecelakaan berasal dari kelalaian pengemudi truk wing box. ”Pengemudi diduga tidak memperhatikan kondisi arus lalu lintas saat berpindah lajur dan tidak mampu mengendalikan laju kendaraan,” terang Cep Wildan.

Tim olah TKP juga menemukan indikasi masalah pada sistem rem angin kendaraan serta dugaan pelanggaran muatan. Berdasar data kir, muatan yang diangkut boleh 11,5 ton, namun truk diketahui membawa beban hingga lebih dari 25 ton.

Selain faktor manusia dan kendaraan, petugas memastikan bahwa kondisi jalan dalam keadaan baik, lurus dan kering. Tidak ditemukan hambatan dari lingkungan sekitar yang berpotensi menyebabkan insiden tersebut.

Satlantas Polres Karawang sudah mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan, mengumpulkan keterangan saksi, dan melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi truk. Polisi menyebut penanganan kasus ini akan dilanjutkan dengan pemeriksaan lanjutan, gelar perkara awal, serta koordinasi dengan unit terkait.

”Proses penyelidikan terus berjalan untuk memastikan penyebab pasti dan menentukan langkah hukum berikutnya,” ucap Cep Wildan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore